Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, mengaku timnya memang bermain buruk di babak pertama. Tapi perubahan taktik kemudian berbuah positif sehingga Atletico mampu mengalahkan AC Milan.
Pada laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions yang dihelat di San Siro, Kamis (20/2) dinihari WIB, Atletico memulai laga dengan tak nyaman ketika Milan mampu mendominasi mereka.
Tercatat di 20 menit pertama sudah dua peluang berbahaya didapat Milan lewat Kaka dan Andrea Poli, tapi semuanya digagal tiang atau mistar gawang serta ketangguhan Thibaut Courtois.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tidak cukup cepat dan sulit keluar dari tekanan, itu sangat menguntungkan Milan" sambungnya.
Team talk yang dilakukan Simeone di masa istirahat rupanya berbuah manis ketika Gabi dkk. tampil lebih oke di babak kedua dan justru mampu merepotkan pertahanan Milan.
Terbukti empat shots on goal yang didapat Atletico tercipta semuanya di fase ini, termasuk gol Diego Costa di menit 86 yang memberi kemenangan untuk Los Indios - julukan lain untuk Atletico --.
"Kami berubah total usai jeda, Mario bermain baik di antara dua gelandang dan kami perlahan mulai bisa menguasai bola, lebih berani maju ke depan dan bermain seperti yang kami inginkan," sambung Simeone.
"Semua orang tahu bahwa Anda tidak boleh membuat kesalahan apapun jika tak ingin tersingkir dari fase knockout. Courtois tampil bagus saat mengagalkan peluang Poli, tapi di babak kedua kami bermain lebih cerdas dalam hal taktik dan pelan namun pasti peluang kami menang mulai terlihat."
(/)











































