Beberapa klub akan melakoni laga perdelapanfinal Liga Champions tengah pekan ini. Menariknya, mayoritas tengah berada dalam kondisi bagus di liga masing-masing.
Ambil contoh Chelsea. Tim besutan Jose Mourinho ini baru saja memetik kemenangan 1-0 atas Everton akhir pekan lalu. Kemenangannya memang tipis, tapi berarti penting mengingat dengan hasil itu The Blues mempertahankan posisi di puncak klasemen.
"Everton adalah tim yang bagus dan mereka bermain dengan baik di bawah arahan Roberto Martinez," ujar John Terry seusai pertandingan, seraya menyebut bahwa kemenangan yang didapat timnya tidaklah mudah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mourinho, seperti biasa, punya satu atau dua kalimat menarik untuk didengar. Kali ini, dia menyanjung Drogba setinggi-tingginya.
"Juara dari Turki dengan King Didier di dalamnya adalah lawan yang kami nanti-nanti. Ketika dia kembali ke sini nanti, dia layak mendapatkan sambutan yang lebih meriah dari saya," ucap Mourinho di Guardian.
Galatasaray sendiri sudah menunjukkan mereka bisa membuat kecewa siapa saja. Termasuk Juventus, yang mereka langkahi di fase grup.
'Setan Merah' Berusaha Membangun Momentum
Libur lebih dari sepekan dimanfaatkan Manchester United untuk pergi ke Dubai. Selain mencari tempat yang lebih hangat, mereka juga melakoni pemusatan latihan di sana --dan juga sedikit bersantai.
Juan Mata menyebutnya sebagai pengisian ulang baterai sebelum 'Setan Merah' menghadapi paruh terakhir musim. Mata memang tidak akan bermain di Liga Champions, tapi ucapannya itu ada benarnya.
Akhir pekan silam, United memang tidak tampil luar biasa, namun mereka cukup bagus untuk menundukkan Crystal Palace 2-0. Robin van Persie dan Wayne Rooney masing-masing menyumbang satu gol. Tapi, yang menarik adalah penampilan dua gelandang mereka: Michael Carrick dan Marouane Fellaini.
Carrick membuat 135 passing sukses sepanjang pertandingan, yang mana merupakan jumlah terbanyak yang bisa dilakukan seorang pemain Premier League musim ini. Sementara Fellaini rajin turun membantu pertahanan atau naik membantu serangan. Setidaknya, Fellaini punya dua peluang bagus pada laga tersebut, tapi gagal jadi gol.
Selasa (25/2/2014) waktu setempat, United akan menghadapi tuan rumah Olympiakos, yang oleh David Moyes amat diwaspadai.
"Sekarang kami mencoba untuk mengalahkan Olympiakos lewat dua leg bukanlah pekerjaan yang mudah karena mereka tak diragukan lagi adalah tim terbaik di Yunani dan banyak pemain mereka yang mengisi skuat timnas Yunani ke Piala Dunia," ujar pria asal Skotlandia itu.
Saatnya Los Blancos Tancap Gas
La Decima adalah harga mati. Sedemikian penasarannya Real Madrid untuk mendapatkan gelar kesepuluh mereka di Liga Champions, sampai-sampai trofi tersebut bak jadi pencapaian yang harus ditempuh dengan pengorbanan.
Madrid harus terlebih dulu menghadapi Schalke (26/2) untuk bisa mengangkat trofi Big Ear di akhir musim. Setidaknya Cristiano Ronaldo dkk. memiliki modal bagus.
Terjungkalnya Barcelona dan Atletico Madrid membuat Madrid kini sendirian memimpin klasemen. Jaraknya memang hanya tiga poin dengan kedua saingannya tersebut, tetapi tidak bisa dipungkiri bahwa --dalam fase menjelang musim berakhir-- itu bisa menjadi dorongan besar.
Situs transfermarkt dan Infostrada mencatat, kali terakhir Madrid memuncaki penuh klasemen sementara La Liga adalah di pekan terakhir musim 2011/2012, persisnya 13 Mei 2012, ketika mereka tampil sebagai juara -- dengan pelatih Jose Mourinho.
Schalke di sisi lain sempat meraih dua kemenangan beruntun sebelum akhirnya ditahan imbang Mainz tanpa gol akhir pekan lalu. Bukan tidak mungkin juga Die Knappen bisa jadi penyandung langkah jika Madrid tidak hati-hati.
Dortmund yang Sedang Terluka
Kesempatan untuk mengejar Bayern Munich di liga semakin kecil saja. Saat Bayern terus mendulang poin penuh, Borussia Dortmund --dan juga Bayer Leverkusen-- kerap tersandung. Inkonsistensi keduanya semakin memuluskan langkah Bayern.
Dortmund sempat tampil amat meyakinkan ketika melumat Werder Bremen 5-1 dan menghantam Eintracht Frankfurt 4-0. Tapi, antiklimaks seperti terjadi di akhir pekan kemarin, di mana mereka dihantam Hamburg SV 0-3.
"Ada pepatah yang mengatakan, seekor kuda hanya bisa melompat semampunya. Well, saya benci pepatah ini. Seharusnya seekor kuda berusaha melompat setinggi mungkin," ujar pelatih Dortmund, Juergen Klopp, dengan nada kesal.
Apakah kuda Dortmund akan melompat tinggi lagi ketika menghadapi Zenit St Petersburg kali ini? Kita nantikan saja.
Jadwal Liga Champions Tengah Pekan Ini
Selasa (25/2/2014) waktu setempat
Olympiakos vs Manchester United
Zenit St Petersburg vs Borussia Dortmund
Rabu (26/2/2014) waktu setempat
Galatasaray vs Chelsea
Schalke 04 vs Real Madrid
(roz/a2s)










































