Kegagalan Lazio melaju ke babak 16 besar Liga Europa membuat Edy Reja kecewa berat. Reja menilai kekalahan itu sebagai takdir karena merekalah yang menyerahkan tiket itu kepada lawan.
Dalam pertandingan leg kedua babak 32 besar di Vasil Levski National Stadium, Jumat (28/2/2014) dinihari WIB, Lazio hanya bisa menuai hasil imbang 3-3 dari tuan rumah Ludogorets. Gli Aquilotti pun gagal melangkah lebih jauh karena mereka kalah aggregat 3-4. Sebelumnya, Lazio kalah 0-1 pada pertemuan pertama.
Sejatinya Lazio memimpin pertandingan lebih dulu. Keita Balde membobol gawang tuan rumah saat pertandingan baru berjalan di menit pertama. Kemudian Brayan Perea menggandakan keunggulan pada menit ke-54.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Performa kami sangat mengecewakan. Membuat tiga gol di sini tapi tetap tersingkir hanya membawa penyesalan dan kekecewaan," kata Reja seperti dilansir Football Italia.
"Ini pertandingan yang hebat dan kami bisa menjaga tempo permainan. Kami seharusnya bisa menjaga dominasi setelah unggul 2-0. Beberapa kesalahan menjadi penentu pertandingan ini."
"Saya yakin kami bisa lolos ketika kami unggul 2-0 atau ketika unggul 3-2. Ludogorets tak punya banyak kans untuk mencetak gol dan malah kami memberikan kepada mereka."
"Sejatinya kami layak mendapatkan lebih, tapi jelas sudah takdir kami harus tersingkir," kata Reja.
(fem/roz)











































