Schalke 04 menyadari bahwa peluang mereka untuk lolos ke perempatfinal Liga Champions sudah sangat tipis. Meski begitu, The Royal Blues ingin menunjukkan sebuah penampilan yang berani di Santiago Bernabeu.
Schalke tengah menghadapi sebuah misi nyaris mustahil. Penyebabnya adalah kekalahan telak 1-6 dari Real Madrid pada pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions di kandang sendiri.
Dengan demikian, untuk bisa membalikkan keadaan dan lolos ke perempatfinal, Klaas Jan-Huntelaar dkk. harus mengalahkan Madrid dengan selisih minimal enam gol pada pertemuan kedua di Bernabeu, Rabu (19/3/2014) dinihari WIB. Melihat performa kedua tim belakangan ini, tugas tersebut tentu luar biasa berat untuk Schalke.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami harus lebih kompak dan tidak membiarkan lawan kami berkembang. Kami akan berusaha melakukan yang terbaik," imbuhnya.
Schalke terinspirasi oleh apa yang ditunjukkan oleh Bayer Leverkusen di babak 16 besar Liga Champions musim ini. Leverkusen dihajar Paris Saint-Germain 0-4 di kandang sendiri, tapi cuma kalah 1-2 ketika bermain di Paris.
"Bayer Leverkusen bermain berani melawan PSG di Paris dan kami ingin melakukan hal yang sama," ucap Keller.
"Kami harus realistis. Real Madrid adalah sebuah tim yang mengagumkan dan ketika Anda kalah 1-6 pada pertemuan pertama maka tidak mudah untuk mencapai babak perempatfinal," katanya.
(mfi/cas)











































