Di musim pertamanya menangani Manchester United, David Moyes mendapatkan banyak tekanan. Manajer 50 tahun itu menegaskan bahwa tekanan itu tak berasal dari dalam klub, tapi dari media.
MU tampil tak sesuai dengan ekspektasi di musim 2013/2014. The Red Devils boleh dibilang gagal total di liga domestik.
'Setan Merah' gagal di ajang Piala Liga dan Piala FA. Sementara di Liga Inggris, mereka masih tertahan di posisi tujuh klasemen dengan raihan 48 angka hasil dari 29 kali bermain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Robin van Persie menjadi tokoh utama kemenangan MU itu dengan hat-trick yang dibikin ke gawang wakil Yunani itu. MU pun melaju ke babak berikutnya sebab menang agregrat 3-2.
Usai lolos dari lubang jarum, Moyes yang posisinya sebagai manajer MU terus dirumorkan, memberikan keterangan soal masa depan. Dia menegaskan tak ada tekanan yang berasal dari petinggi klub.
"Saya tak merasakan tekanan dari dalam klub, itu datang dari orang-orang seperti Anda (media). Kami tahu tugas yang harus kami kerjakan, itu mungkin lebih sulit dari apa yang saya pikir saat saya datang ke klub," kata Moyes di BBC.
"Orang-orang mungkin bakal berpikir ini merupakan titik balik untuk membahagiakan semua orang. Tapi, saya tak bisa melihat hal itu seperti demikian karena klub tak melihatnya seperti itu. Saya tahu bahwa saya akan berada di sini untuk waktu yang lama."
"Saya pikir kami tahu bahwa kami masih mempunyai banyak hal yang harus diperbaiki, tapi ini merupakan hasil yang luar biasa dan kami ingin tetap bertahan di kompetisi ini. Tim lain akan sama bagusnya sekarang, dan kami tak sabar untuk mengetahui hasil undian," imbuhnya.
(cas/rin)











































