Tomas Hubocan layak diberi label "pejuang hari ini". Jika "keringat dan darah" adalah sebuah penunjuk label tersebut, maka bek Zenit St Petersburg itu memang mengucurkannya.
Hubocan bersimbah darah seusai ditabrak Robert Lewandowksi kala tim kedua pemain tersebut berduel di leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Signal Iduna Park, Kamis (20/3/2014) dinihari WIB. Dari dahi defender setinggi 183 cm itu mengucur darah segar. Kepalanya dihantam lutut Lewandowksi saat berlari setelah menekel pemain lawannya itu.
Melihat insiden itu tim medis Zenit St Petersburg langsung menghambur ke lapangan untuk menolong Hubocan. Sang kiper, Vyacheslav Malafeev, tampak cemas melihat rekannya yang menderita itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untunglah tidak ada cedera yang lebih buruk. Hubocan bahkan sanggup berdiri tanpa tandu dan berjalan beberapa langkah ke luar lapangan untuk terus diobati. Dengan perban di kepala, ia melanjutkan pertandingan yang tersisa beberapa menit itu. Zenit menang 2-1 atas Borussia Dortmund, tapi kalah 4-5 secara agregat.

"Pejuang" lain adalah pemain Manchester United, Antonio Valencia. Winger asal Ekuador itu bengkak besar mata kirinya setelah beradu kepala dengan pemain Olympiakos, Joel Campbell, dalam perebutan bola di udara di babak pertama.
Valencia sempat mendapat perawatan di tengah lapangan. Saat itu pula pelipisnya membesar. Tapi ia bersikeras untuk melanjutkan pertandingan.
Seusai turun minum, bengkak di mata Valencia terlihat semakin besar dan nyaris menutupi matanya itu. Ia sudah seperti petinju yang habis bertarung di atas ring. Manajer David Moyes akhirnya menarik keluar dia di menit 77 dan menggantinya dengan Ashley Young. MU menang 3-0 atas Olympiakos dan lolos dengan skor agregat 3-2.

Sehari sebelumnya di London, Eden Hazard juga terluka. Dalam laga Chelsea melawan Galatasaray di Stamford Bridge, kedua kakinya memar dan berdarah gara-gara ditekel bek lawan, Aurelien Chedjou.
Tak cuma kaki yang jadi "korban", kaus kakinya pun sampai koyak gara-gara tekel tersebut.
Hazard sampai memasang foto kaus kakinya yang robek itu di akun instagram-nya. Ia juga menyebut-nyebut nama "si pelaku". Hanya saja ia menulisnya sebagai kelakar, karena Chedjou adalah mantan rekan setimnya sewaktu mereka sama-sama memperkuat Lille.
'Thank you, family for the dedication on my skin... Hahaha. @aurelienchedjou21 love my man.' Demikian celetukan Hazard saat memamerkan lukanya itu.

(a2s/krs)











































