Bayern Munich menyambut positif hasil undian perempatfinal Liga Champions yang mempertemukan mereka dengan Manchester United, yang kini tengah inkonsisten. Meski demikian, Die Roten mengakui MU tetap menyimpan bahaya.
Tampil bagus sepanjang musim ini, Bayern diunggulkan untuk mempertahankan titel juara Liga Champions. Tak hanya itu, mereka juga diyakini bisa kembali meraih treble winner, di mana gelar Bundesliga kini sudah di depan mata sementara semifinal Piala Jerman telah dipijaki.
Di kompetisi tertinggi antar klub Eropa, Bayern memang sempat takluk satu kali di fase grup, yakni dari Manchester City. Namun anak asuh Pep Guardiola tetap jadi juara grup dan melangkah ke perempatfinal usai menyingkirkan Arsenal di babak 16 besar dengan agregat 3-1.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di kompetisi domestik, MU tercecer di papan tengah serta gagal baik di Piala Liga maupun Piala FA. Sementara untuk lolos ke perempatfinal Liga Champions, mereka harus bersusah payah menyingkirkan Olympiakos. Melawan tim yang levelnya masih di bawah mereka itu, tim asuhan David Moyes kalah 0-2 lebih dulu sebelum membalikkan keadaan dengan kemenangan 3-0.
Meski demikian, Direktur Olahraga Bayern Mathias Sammer mengingatkan agar Philipp Lahm dkk. tak jemawa dan menganggap enteng sang lawan. Sammer percaya MU menyimpan bahaya, yang terbukti kala membalikkan situasi atas Olympiakos.
"Ini adalah undian yang sangat-sangat menarik, melawan tim yang sedang kesulitan dalam hal konsistensi. Tapi mereka telah menunjukkan mampu meraih hal besar di leg II babak 16 besar," katanya di situs resmi Bayern.
"Respons yang layak bagi kami adalah tetap merendah dan bicara dengan sangat-sangat hormat tentang lawan yang tetap masih sangat mampu menampilkan sepakbola level tertinggi. Mereka sangat berbahaya pada hari bagusnya, jadi kami tidak bisa membiarkan mereka mendapatkan dua hari yang bagus," lanjutnya.
"Saya menganggap undian ini sebagai undian yang bisa ditangani tapi juga berbahaya. Jika Anda memiliki kepercayaan dan keyakinan, tidak jadi soal apakah memainkan laga pertama kandang atau tandang," demikian pria 54 tahun ini.
(raw/din)











































