Boleh jadi Jose Mourinho masih kesal betul dengan insiden penalti akhir pekan lalu yang membuat Chelsea kalah dari Sunderland. Hal ini ditunjukkan Mourinho saat menyambangi konferensi pers jelang laga kontra Atletico Madrid.
Pekan lalu jadi pekan tak menyenangkan untuk Mourinho dan Chelsea. Tak cuma rekor tak terkalahkannya di kandang selama 78 partai Premier League ternoda, Chelsea pun sedikit tertinggal dari Liverpool dalam perburuan gelar juara usai ditaklukkan 1-2 oleh Sunderland.
Yang bikin Mourinho sebal betul adalah keputusan wasit Mike Dean yang kerap merugikan timnya termasuk penalti yang diberikan untuk Sunderland usai Jozy Altidore dilanggar Cesar Azpilicueta di area 16 meter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mood tak bagus Mourinho itu sepertinya masih berlanjut hingga jelang laga kontra Atletico di leg pertama semifinal Liga Champions yang dihelat di Vicente Calderon, Rabu (23/4) dinihari WIB tadi.
Ketika memasuki ruang jumpa pers, Mourinho hanya mau menjawab pertanyaan dengan bahasa Inggris dan cenderung ketus serta seadanya dalam memberikan respon.
"Reaksiku simpel saja, bahwa hari ini, besok, dan Rabu adalah harinya Liga Champions. Jadi aku tak akan berbicara soal Premier League," tutur Mourinho ketika ditanya soal keputusan kontroversial wasit lalu.
"Anda punya 19 tim di Premier League lain untuk dibicarakan, Chelsea adalah salah satu dari tim yang terlibat di Liga Champions dan kami hanya bisa membicarakan soal itu. Kami selalu bersikap baik terkait situasi itu," sambungnya seperti dikutip ESPN.
"Aku pikir itu adalah keputusan UEFA jadi lebih baik aku tidak berkomentar. Kami harus menerimanya. Jika tidak, maka kami juga tidak bisa berbuat apa-apa. So, UEFA sudah memutuskan dan kupikir manajemen juga tidak akan berkomentar. Aku juga tidak akan berbicara soal pemain dari klub lain," papar Mourinho soal status Thibaut Courtois dan pemain Atletico lainnya.
Sampai pada akhirnya ada seorang jurnalis yang bertanya apakah memang Mourinho sedang tidak mood, lalu manajer 51 tahun itu menjawab."Mood-ku tidak berubah. Cuma cuaca saja (dari Inggris ke Spanyol)."
Tak lama setelah ia selesai berbicara, Mourinho menyerahkan mikrofon kepada David Luiz dan pergi meninggalkan ruangan.
(mrp/roz)











































