'Clasico' Kedua untuk Casillas

Jelang Madrid vs Bayern

'Clasico' Kedua untuk Casillas

- Sepakbola
Rabu, 23 Apr 2014 11:44 WIB
Clasico Kedua untuk Casillas
Angel Martinez/Real Madrid via Getty Images
Jakarta - Iker Casillas bisa jadi merupakan pemain Real Madrid yang paling bersemangat dalam sepekan terakhir. Tak dapat jatah main di La Liga, dia tetap punya kesempatan menjalani duel-duel besar: Barcelona dan kini Bayern Munich.

Baru enam hari lalu Casillas memberi Madrid trofi pertamanya di musim ini. Bermain di Mestalla pada laga final Copa del Rey, dia membantu El Real meraih kemenangan 2-1 atas Barcelona.

Mengingat kesempatan main yang dipunya Casillas musim ini cuma terbatas di Copa del Rey dan Liga Champions, sukses tersebut jadi prestasi tersendiri buatnya. Tapi perjuangan Casillas belum selesai karena masih ada satu target lagi yang bisa dia raih yakni trofi Liga Champions.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perjalanan menuju takhta juara Eropa masih berjarak tiga laga lagi. Dan tantangan yang akan dihadapi kiper 32 tahun itu masih sangat berat karena dua di antaranya adalah berhadapan dengan Bayern Munich.

Laga dengan Die Roten disebut Marca selayaknya jadi El Clasico kedua buat Madrid dan Casillas. Dengan nama besar yang dipunya serta sejarah panjang di Eropa plus lima gelar Liga Champions, Bayern bersanding dengan Madrid sebagai poros kekuatan sepakbola di Eropa.

Terkait Casillas, duel di Santiago Bernabeu, Kamis (24/4/2014) dinihari WIB nanti akan menjadi pertemuan nomor tiga belas dengan Bayern. Dari 12 pertandingan sebelumnya, kiper nomor satu Spanyol itu dapat tiga kemenangan sekali imbang dan delapan kali kalah.

Pertemuan pertama Casillas dengan Bayern terjadi di musim 1999/2000, yang merupakan musim debutnya sebagai kiper utama El Real. Ketika itu dalam dua pertemuan pada babak fase grup kedua, Bayern meraih kemenangan masing-masing dengan 4-2 dan 4-1.

Masih di musim yang sama, kedua klub kembali berhadapan di babak semifinal. Pada leg pertama di Bernabeu Madrid menang 2-0, sementara di Jerman gantian Bayern menang 2-1. Unggul agregat, Madrid lolos ke final dan akhirnya jadi juara setelah menundukkan Valencia dengan 3-0.

Sementara pertemuan terakhir Casillas dengan Bayern terjadi di musim 2011/2012, juga di semifinal. Ketika itu Bayern menang 2-1 di Allians Arena, namun saat gantian tandang ke Bernabeu Madrid berbalik unggul dengan skor yang sama. Harus dilanjutkan ke adu penalti, Bayern akhirnya meraih kemenangan 3-1. Sata itu Casillas berhasil menghalau tembakan Toni Kroos dan Philipp Lahm, namun tak mampu menghadang eksekusi Alaba, Mario Gomes dan Bastian Schewiensteiger.

Di Liga Champions musim ini Casillas punya statistik sangat oke. Telah tampil di 10 pertandingan, dia menuntaskan empat laga di antaranya dengan clean sheet. Sementara setiap pertandingan dia rata-rata membuat 3,10 penyelamatan dan rata-rata kemasukannya hanya 0,8 gol per laga.

(din/cas)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads