Dukungan Madridista yang memenuhi Santiago Bernabeu sangat membantu Real Madrid pada pertandingan melawan Bayern Munich. Madrid juga merasa bisa mencetak gol lebih banyak ke gawang Bayern.
Madrid dipaksa lebih banyak bertahan oleh Bayern di leg pertama semifinal Liga Champions, Kamis (24/4/2014) dinihari WIB. Los Merengues pun hanya mengandalkan serangan balik dengan memanfaatkan kecepatan Cristiano Ronaldo, Angel Di Maria, dan Karim Benzema.
Meski kalah penguasaan bola, Madrid berhasil unggul melalui gol Benzema pada babak pertama. Gol tersebut tak bisa dibalas Bayern hingga pertandingan selesai. Kemenangan 1-0 pun jadi modal Madrid untuk mengunjungi kandang Bayern di leg kedua yang akan digelar pekan depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βKami membaik pada babak kedua dan mencoba untuk lebih mengontrol permainan. Kami bisa mengalahkan tim mana pun karena kualitas yang kami miliki. Tapi, memang benar kadang-kadang kami sulit untuk menang," lanjutnya.
Madrid sebenarnya bisa menang dengan skor yang lebih besar andai Ronaldo dan Di Maria tak menyia-nyiakan peluang yang mereka peroleh. Sementara itu, Bayern juga akan menyamakan kedudukan kalau saja tembakan Mario Goetze tak digagalkan Iker Casillas.
"Saya pikir babak pertama fantastis karena kami punya tiga atau empat peluang bersih. Kami bisa saja mencetak lebih banyak gol. Bayern juga bisa saja mencetak gol, tapi Iker fantastis," tutur Ancelotti.
Β
βSuporter sangat membantu tim. Atmosfernya spektakuler. Kami akan melakukan semua yang kami bisa demi membawa mereka ke (final di) Lisbon," katanya.
(mfi/mrp)











































