Real Madrid diprediksi bakal bermain bertahan untuk melindungi keunggulan 1-0 saat melawat ke markas Bayern Munich. Bagi Carlo Ancelotti, bermain bertahan bukan sesuatu yang buruk untuk dilakukan.
Bermain di Allianz Arena, Rabu (30/4) dinihari WIB, tidak akan mudah bagi Madrid mengingat mereka punya rekor kurang bagus di kandang Bayern terutama saat bertanding melawan tim-tim Jerman.
Untuk itu demi misi lolos ke final maka bermain bertahan adalah opsi terbaik untuk Madrid agar dapat meredam sepakbola tiki-taka milik Bayern. Ancelotti sebagai orang Italia tentu tahu bagaimana meracik strategi seperti itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi bagi Ancelotti hal tersebut bukan sesuatu yang "haram" dilakukan mengingat mereka harus bisa lolos ke final demi misi meraih La Decima.
"Di Italia, Catenaccio bukanlah sesuatu yang buruk karena itu adalah sesuatu yang membawa banyak kesuksesan untuk kami. Tidak selalu menyulikan tapi apa yang terjadi di Dortmund adalah unik, kami terisolasi di sana, dan kali ini laga akan berbeda," tutur Ancelotti di situs resmi tim.
"Di leg pertama kami tidak begitu puas dengan cara kami memulai laga karena kami sangat hati-hati di awal laga dan itu akan sangat berbahaya besok. Kami akan melakukan sesuatu yang berbeda besok," lanjutnya.
(mrp/rin)











































