Madrid dan Atletico akan saling berhadapan di laga puncak Liga Champions di Estadio da Luz, Lisbon, Minggu (25/5/2014) dinihari WIB nanti. Los Blancos sedikit lebih difavoritkan atas saudaranya 'Si Merah-Putih' karena dinilai lebih berpengalaman.
Fakta bahwa Atletico baru saja menjuarai Liga Spanyol mengungguli Madrid dan juga Barcelona tak otomatis membuat mereka dijagokan di final nanti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Costa dkk. baru musim ini kembali ke kompetisi tertinggi antar klub Eropa itu, setelah terakhir pada musim 2009/2010. Sementara Madrid tak pernah absen mulai musim 1998/1999 di mana sepanjang periode tersebut sang rival sekota cuma ikut serta tiga kali.
Madrid pun dinilai punya skuat yang lebih terbiasa bermain di partai-partai dengan atmosfer besar, terlepas dari fakta bahwa sudah 12 tahun sejak terakhir kali Los Merengues tampil di final Liga Champions. Faktor pelatih Carlo Ancelotti turut mendongkrak kans Madrid, mengingat pria asal Italia itu sudah dua kali meraih The Big Ear sebagai pelatih.
Bagaimanapun, kubu Atletico meyakini di final kesempatan kedua tim tetaplah sama. Presiden Enrique Cerezo menyebut timnya cuma butuh keberuntungan dan dukungan suporter yang melengkapi usaha pemain untuk naik ke tangga juara.
"Di sepakbola, keberuntungan memainkan peranan besar. Pada tanggal 24 nanti (waktu setempat), jika kami mendapatkan keberuntungan yang ditambahkan ke dalam permainan yang sedikit layak, dengan bahan tambahan dari dukungan para penggemar kami, maka mungkin bagi kami membawa sebuah trofi Liga Champions pertama ke lemari piala Atletico," ungkap Cerezo di situs resmi UEFA.
(raw/krs)











































