Sevilla dan Madrid akan saling berhadapan di Cardiff City Stadium, Rabu (13/8/2014) dinihari WIB nanti sebagai dua juara Eropa. Sevilla tampil sebagai juara Liga Europa sementara Madrid sebagai juara Liga Champions.
Dalam lima pertemuan terakhir di liga, Sevilla hanya mampu menang dua kali dan sisanya kalah, termasuk saat dibantai Los Blancos 3-7 di Santiago Bernabeu, 2013 silam
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal-hal ini membawa pembicaraan publik lebih banyak mengarah ke bagaimana Madrid akan menurunkan skuatnya, dengan susunan seperti apa Los Blancos akan memenangi laga nanti, juga apakah Kroos dan Rodriguez akan tampil atau tidak.
Bagi pelatih Sevilla Unai Emery, soal siapa yang bakal diturunkan Carlo Ancelotti tidaklah jadi masalah. Dia menyatakan sudah menyiapkan skema untuk meredam Madrid.
Khusus untuk Kroos dan Rodriguez, satu poin yang bisa menjadi titik positif untuk timnya adalah kedua pemain ini masih beradaptasi dengan permainan Madrid. Namun begitu dia juga menyadari ada potensi kejutan andai keduanya benar-benar tampil.
"Kami harus mencoba memikirkan susunan pemain awal yang mungkin mereka mainkan. Tapi kami telah bersiap siapapun yang akan bermain," kata Emery dikutip Sky Sports.
"Hal yang mungkin menguntungkan kami adalah Kroos dan James belum pernah bermain sebelumnya dengan Real Madrid, atau malah merugikan kami? Tapi kami tidak bisa bersiap hanya untuk kedua pemain ini. Kami harus melihat seluruh susunan pemain," imbuhnya.
Menyadari timnya kalah kelas, Emery mengindikasikan bakal meminta anak asuhnya untuk tampil rapat dan kompak dalam bertahan, sembari mencuri-curi kesempatan untuk melakukan serangan balik. Setidaknya mereka bisa berkaca dari kemenangan 2-1 di laga terakhir musim 2013-2014 lalu.
"Anda harus siap secara bertahan. Kami harus melandaskan pertahanan kami pada formasi yang rapat dan berhadapan satu lawan satu dengan para pemain mereka sehingga mereka tidak punya keunggulan jumlah. Tapi jika kami menguasai bola, kami harus punya kecepatan untuk menyerang," sambung Emery.
"Mereka adalah favoritnya, tapi kami punya gairah besar dan kami yakin bisa bersaing serta membawa semangat ini untuk melalui rintangan di lapangan," demikian pelatih 42 tahun ini.
(raw/roz)











































