Melawat ke San Mames di leg kedua babak playoff Liga Champions, Kamis (28/8/2014) dinihari WIB, Napoli harus pulang dengan kekalahan 1-3. Hasil itu membuat Partenopei gagal lolos ke fase grup karena kalah agregat 2-4.
Napoli sebenarnya mampu unggul lebih dulu lewat sepakan Marek Hamsik. Namun Bilbao justru bisa bangkit dan mencetak tiga gol secara berturut-turut untuk merebut kemenangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di gol pertama, Aritz Aduriz bisa lepas dari kawalan dalam situasi sepak pojok hingga akhirnya leluasa menjebol gawang Napoli yang dikawal Rafael. Sementara di gol kedua, Aduriz memanfaatkan buruknya koordinasi antara lini belakang Napoli dengan Rafael dalam mengantisipasi sebuah umpan panjang. Koordinasi yang kurang baik di lini belakang kembali berakibat fatal hingga lahirlah gol ketiga Bilbao lewat sepakan Ibai Gomez.
Benitez tak menampik jika para pemainnya banyak membuat kesalahan penting. Apa yang sudah dilatih sebelum pertandingan pun menjadi tak berarti.
"Dalam analisis objektif, Athletic layak mencetak gol di babak pertama dan tidak. Kami unggul lebih dulu, tapi dalam beberapa menit kami membuat beberapa kesalahan penting dan kehilangan kendali permainan. Kami membuat kesalahan di ketiga gol itu," sahut Benitez kepada Sport Mediaset seperti dikutip Football Italia.
"Gol-gol itu membuat Athletic percaya diri dan kami sebaliknya. Apakah saya menyalahkan seseorang? Tidak, ini adalah kesalahan-kesalahan yang terjadi," lanjut pelatih asal Spanyol itu.
"Ini bisa terjadi. Kesalahan-kesalahan itu tidak normal, tapi bagaimanapun itu terjadi. Kami sudah bekerja keras di sepanjang pekan pada hal-hal spesifik seperti sepak pojok, tapi kami masih membuat kesalahan dan jelas masih ada pekerjaan rumah."
"Apakah rencana kami berubah? Tidak. Kami katakan di awal Athletic adalah tim yang sulit. Kami tahu ini bisa saja berakhir seperti ini, kami semua kecewa, tapi kami harus melihat ke depan," lugasnya.
(nds/mrp)











































