Vincent Kompany berambisi besar untuk memenangi Liga Champions musim ini. Baginya, tidak ada artinya hanya jadi pelengkap dalam perebutan trofi 'Si Kuping Besar'.
Musim ini adalah kali keempat City jadi partisipan di Liga Champions. Pada tiga keikutsertaan sebelumnya, hanya satu kali City mampu lolos dari fase grup. Sisanya, mereka selalu gagal.
Musim lalu, tergabung bersama dengan Bayern Munich, Viktoria Plzen, dan CSKA Moskow, City lolos dari fase grup sebagai runner-up. Namun, di babak 16 besar, City disingkirkan oleh Barcelona. Lewat dua leg, tim besutan Manuel Pellegrini itu dibekuk 0-2 dan 1-2 oleh El Barca.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ambisi untuk menjadi juara Liga Champions musim ini ataupun memenangi trofi lainnya, menurut Kompany, juga dimiliki oleh seluruh pemain di skuat City. Menurut Kompany, tidak ada artinya jika hanya jadi runner-up atau sekadar pelengkap.
"Saya selalu berkata hal yang sama: Pemenang selalu cuma ada satu. Sisanya adalah pecundang," ujar bek asal Belgia ini di The Guardian.
"Di mata saya, di luar posisi pertama, semuanya sama. Di Manchester City sekarang ini, Anda tidak akan diterima jika tidak menempatkan semua trofi dalam daftar ambisi Anda."
Kendati demikian, Kompany juga menyadari bahwa City tidak akan mudah mengangkat trofi Liga Champions musim ini. Apalagi, diakuinya, The Citizens bukanlah favorit.
Toh, itu tetap bukan alasan buatnya untuk jadi pesimistis.
"Mari kita tegaskan: Kami memang bukan favorit di kompetisi ini, tapi kami ingin tampil kompetitif dan menjadi penantang," katanya.
City akan mengawali langkah mereka di Liga Champions musim ini dengan bertandang ke markas Bayern, Kamis (18/9/2014) dinihari WIB. Musim lalu, City sukses menundukkan Bayern 3-2 di Allianz Arena.
(roz/krs)











































