Barcelona cuma dapat kemenangan 1-0 saat menjamu tim lemah APOEL Nicosia. Diakui Luis Enrique pemainnya memang tampil kurang oke terutama saat memasuki sepertiga wilayah permainan lawan, apalagi tim tamu bermain ekstra bertahan.
Adalah Gerard Pique yang jadi pahlawan penentu kemenangan Barcelona saat menjamu APOEL di matchday pertama Liga Champions. Gol tersebut pun tercipta bukan melalui serangan yang tersusun dengan rapi sebagaimana khas Barca, namun melalui set piece saat tendangan bebas Lionel Messi dibelokkan ke gawang oleh bek tengah berusia 27 tahun itu.
Dalam pernyataannya usai pertandingan, Enrique tak menyangkal kalau Barcelona tampil kurang menggigit terutama saat masuk ke jantung pertahanan lawan. Pertahanan rapat APOEL menjadi salah satu penyebabnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka menempatkan 10 pemain di barisan belakang, Tidak mudah untuk menyerang tim seperti itu, tapi mereka tetap bisa menciptakan ancaman. Kami bikin gol melalui set piece dan kami bekerja keras untuk itu, jadi saya lega itu bisa berhasil," lanjut Enrique.
Barcelona turun dengan banyak perubahan jika dibanding ketika menghadapi Athletic Bilbao di akhir pekan lalu. Enrique malah membuat sembilan pergantian di daftar starting-nya, termasuk memberi kesempatan pada Sergi Samper untuk menjalani debut di Liga Champions.
"Mungkin pemain kami kurang cepat mengalirkan bola karena rotasi yang dilakukan. Tapi saya akan bertahan dengan kebijakan itu. Saya butuh seluruh tim, meski saya tahu kadang saya bisa salah. Kami tidak bisa selalu menang 3-0 atau 4-0. Tapi saya punya keyakinan buta pada pemain saya," tuntas Enrique.
(din/rin)











































