Ketika Ibrahimovic Kembali ke Amsterdam ArenA

Liga Champions

Ketika Ibrahimovic Kembali ke Amsterdam ArenA

- Sepakbola
Kamis, 18 Sep 2014 12:08 WIB
Ketika Ibrahimovic Kembali ke Amsterdam ArenA
AFP/Emmanuel Dunand
Amsterdam -

Zlatan Ibrahimovic dan Ajax Amsterdam adalah cerita masa lalu. Cerita itu terajut kembali ketika Ibrahimovic kembali ke kandang Ajax, ArenA Amsterdam, bersama tim barunya, Paris Saint-Germain.

Ibrahimovic pernah menjadi pemain Ajax selama sekitar tiga musim, yakni dari 2001 hingga 2004. Bersama Ajax-lah nama Ibrahimovic mulai dikenal, kendati perjalanannya di sana tidak melulu berisi cerita bagus.

Bersama Ajax, Ibrahimovic tampil sebanyak 110 kali di seluruh ajang dan mencetak 48 gol. Namun, seperti ditulis dalam buku biografinya, "I Am Zlatan", Ibrahimovic merasa perlu untuk hijrah ke liga dan tim yang lebih besar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari sanalah Ibrahimovic dikenalkan oleh Maxwell --bek PSG yang ketika itu juga bermain untuk Ajax-- kepada Mino Raiola, agen pemain yang sampai saat ini jadi salah satu orang yang paling dipercayanya.

Singkat cerita, Raiola meminta Ibrahimovic untuk meningkatkan performanya. Karena jika hanya sebatas biasa-biasa saja, Raiola bakal kesulitan untuk mempromosikannya ke tim-tim besar. Tantangan ini kemudian disanggupi oleh Ibrahimovic dan pada awal musim 2004/2005, hijrahlah dia ke Juventus.

Sampai di situ cerita antara Ibrahimovic dan Ajax berakhir. Selain gol-gol dan dua buah gelar juara Eredivisie, Ajax dan Ibrahimovic juga menyisakan cerita tentang perselisihan, utamanya antara bomber asal Swedia itu dengan Rafael van der Vaart dan Ahmed 'Mido' Hossam.

Van der Vaart digambarkan Ibrahimovic sebagai sosok yang gila hormat dan cemburu melihat Ibrahimovic mulai jadi bintang tim. Sebagai kapten dan produk asli akademi Ajax, Van der Vaart disebut Ibrahimovic tidak senang dengan keadaan itu.

Sumbu perselisihan itu kemudian tersulut ketika Ibrahimovic menekel Van der Vaart pada sebuah laga internasional antara Belanda vs Swedia. Van der Vaart yang kesal kemudian meminta Ibrahimovic meminta maaf ketika keduanya kembali ke klub, namun Ibrahimovic menolak.

Sedangkan bersama Mido, Ibrahimovic sempat terlibat perkelahian di dalam ruang ganti. Tapi, perselisihan ini berakhir dengan suasana lebih "adem" setelah Ibrahimovic mengatakan, "tapi kami keluar dari ruang ganti saling berangkulan."

Konon, karena suasana tak kondusif inilah Ajax memutuskan untuk menerima pinangan Juve. Namun, kendati cerita Ibrahimovic dan Ajax tidak berakhir dengan baik, para suporter Ajax tetap menyambutnya dengan baik.

Pada laga melawan PSG di Liga Champions, Kamis (18/9) dinihari WIB, suporter Ajax membentangkan spanduk bertuliskan "Welcome Back Son of God!!"

Ketika ditanya, apakah dia merasa bahwa spanduk itu ditujukan untuknya --dan bukan untuk eks pemain Ajax lainnya di PSG, yakni Maxwell dan Gregory van der Wiel-- jawaban yang "amat Ibrahimovic" muncul.

"Tidak. Tentu saja itu ditujukan buatku," ucapnya seraya tersenyum.

(roz/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads