Pelatih Ajax Amsterdam, Frank de Boer, puas dengan hasil yang didapat timnya kala menghadapi Paris Saint-Germain. Kendati, kenyataannya, Ajax hanya mendapatkan satu poin dari laga yang dihelat di kandang sendiri.
Pada laga yang berlangsung di Amsterdam ArenA, Kamis (18/9/2014) dinihari WIB, Ajax dan PSG berbagi poin setelah bermain imbang 1-1. Gol dari Edinson Cavani di menit ke-14 disamakan oleh Lasse Schone via tendangan bebas di menit ke-74.
Alasan De Boer puas dengan hasil itu adalah performa anak-anak buahnya di babak kedua. Dia menilai, para pemain Ajax tak bermain dengan rasa gentar meski yang dihadapi adalah tim dengan skuat lebih mewah. Buat De Boer, ini adalah sinyal bagus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka tidak memiliki banyak kans, tapi mereka lebih berbahaya daripada kami. Setelah mendapatkan kans bagus di awal babak kedua, saya pikir kami telah membuang rasa takut kami."
"(Niki) Zimling (yang baru masuk di babak kedua, red) menghadirkan ketenangan untuk tim dan kami mulai bisa mengancam gawang lawan. Dari sana, kami sadar bahwa kami bisa mendapatkan peluang sekecil apa pun."
"Di babak kedua, kami menunjukkan bahwa kami mampu mempertontonkan sepakbola yang apik."
"Di babak kedua, tim saya membuang rasa takut dan itulah yang diperlukan kala menghadapi tim-tim seperti PSG. Semua bermain dengan baik di baak kedua dan kami layak untuk senang dengan satu poin ini," kata De Boer.
Pelatih PSG, Laurent Blanc, justru sebaliknya. Dia jelas kecewa melihat keunggulan yang sudah dibangun sejak babak pertama buyar begitu saja.
"Jika kami menganalisis pertandingan ini dan bisa memanfaatkan sejumlah kans yang kami miliki, kami bisa mengatakan bahwa kami frustrasi dengan hasil ini."
"Tapi, ini adalah pertandingan yang berat, terutama di babak kedua," kata Blanc.
(roz/krs)











































