Pelatih CSKA Moskow, Leonid Slutski, mengatakan bahwa dia terpaksa menerapkan strategi main bertahan lantaran keterbatasan stok pemain. Kendati akhirnya kalah dari Bayern Munich, dia cukup puas melihat cara bermain timnya.
Kubu Bayern mengeluhkan CSKA yang tampil dengan memajang delapan pemain dalam dua jajar di depan kotak penalti mereka. Hal ini menyulitkan Bayern untuk menembus pertahanan mereka dan akhirnya terpaksa mengalirkan bola lewat sisi sayap untuk kemudian menyelesaikan serangan lewat umpan silang.
Di sisi lain, Slutski mengatakan bahwa dirinya memang sengaja memasang tiga bek tengah dan mengandalkan serangan balik lantaran keterbatasan stok pemain. Namun, dia cukup puas melihat timnya bisa membuat sejumlah peluang bagus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sendiri lebih tertarik melihat statistik lainnya ketimbang penguasaan bola. Contohnya, mereka punya delapan tembakan tepat sasaran, sementara kami lima. Bedanya tidak jauh."
"Kami membuat beberapa peluang bagus, mereka tidak," kata Slutski.
CSKA kalah 0-1 pada laga ini. Satu-satunya gol Bayern lahir lewat tendangan penalti Thomas Mueller di menit ke-22.
(roz/mfi)











































