Mario Balotelli boleh sementara membuang julukan "Super Mario" yang melekat pada dirinya, karena performanya toh sejauh ini belum super-super amat dan Liverpool belum mendapatkan efek apapun dari kehadirannya.
Dibeli dari AC Milan musim panas ini dengan banderol 16 juta poundsterling, Balotelli diharapkan mampu menggantikan Luis Suarez yang pergi ke Barcelona.
Namun hingga dua bulan berseragam merah-merah, Balotelli masih jauh panggang dari api di mana penampilannya sama sekali belum memenuhi ekspektasi dan justru Balotelli lebih banyak "bawel" di media sosial.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sisanya? Balotelli tak bisa memperlihatkan apa yang Suarez berikan sepanjang musim lalu. Antuasiasme, semangat tanpa lelah mengejar bola ke sana ke mari, dan tak takut untuk berduel dengan lawan.
Balotelli selama ini lebih banyak diam dan menunggu di kotak penalti, meski sesekali turun membantu pertahanan. Namun itu tetap saja tak cukup karena Balotelli dinilai belum mau berkorban banyak untuk timnya.
"Dia bermain sebagai striker tunggal saat laga tandang di Basel. Anda harus mengorbankan diri Anda untuk tim malam itu - bermain untuk tim dan bekerja keras," demikian kritik eks bintang Liverpool Jamie Carragher kepada Balotelli.
"Jika ada satu kata yang saya tidak akan pernah pakai untuk menggambarkan Balotelli itu adalah pengorbanan," sambungnya di Daily Mail.
Kritik Carragher itu ada benarnya di mana dinihari WIB tadi di St Jakob-Park, Balotelli tak melakukan tugasnya dengan baik sebagai striker. Squawka mencatat bahwa sepanjang 90 menit di lapangan, Balotelli sama sekali tidak pernah berada di kotak penalti Basel!
Dia juga cuma punya 65 persen akurasi umpan kepada rekan-rekannya, satu shot on target, 1 take on, dan 1 kartu kuning. Statistik buruk lagi-lagi didapat Balotelli dan ujung-ujungnya berakhir kekalahan 0-1 untuk Liverpool.
"Mario Balotelli sudah bekerja keras tapi dia harus berikan lebih lagi. Simpelnya seperti itu saja. Mario akan dinilai dari penampilan serta golnya. Dia memang tidak mencetak gol malam ini, tapi dia sudah bekerja keras," bela sang manajer Brendan Rodgers di Soccernet.
Namun Balotelli tidak bisa terus menerus mengharapkan pembelaan dari Rodgers, karena pemain asal Italia itu harus bisa step up demi mengangkat performa Liverpool yang masih kurang oke.
Akhir pekan ini Liverpool akan melawan West Bromwich Albion di Anfield, patut ditunggu apakah Balotelli kembali tampil sama seperti yang sudah-sudah atau tidak.
Nyatanya memang Mario belum se-super julukannya, 'Super Mario'.
(mrp/fem)











































