Kembali ke Liga Champions setelah tiga musim terakhir absen, Roma disambut grup berat. Giallorossi tergabung di Grup E bersama Bayern Munich, City, dan CSKA Moskow yang mana merupakan juara di liga negara masing-masing.
Ketiganya juga relatif punya pengalaman lebih baik di kompetisi Eropa selama beberapa musim terakhir. Sebab itulah, Roma tak dijagokan banyak pihak untuk lolos dari grup tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Direktur Olahraga Roma Walter Sabatini menyebut performa tersebut telah mencuri perhatian publik Eropa dan utamanya para rival.
"Kami sebelumnya memainkan laga Liga Champions kontra CSKA, spektakuler baik dari hasil dan level performa, tapi itu jelas belum cukup untuk meyakinkan publik. Kami memainkan laga kandang melawan tim yang disebut lemah, tapi mereka jelas tidak lemah dan akan membuktikan di laga-laga berikutnya," sahut Sabatini dilansir Football Italia.
"Kami kemudian bertandang ke Manchester mencoba menampilkan permainan kami. Kami telah mendapatkan perhatian lebih, kami ingin terus ada di kompetisi ini, dan ingin tampil baik sampai akhir musim," demikian dia.
Hasil satu kemenangan dan satu kali imbang untuk sementara menempatkan Roma di urutan dua Grup E dengan nilai empat. Mereka tertinggal dua angka dari Bayern Munich, sementara City di posisi tiga dengan satu poin dan CSKA belum mengumpulkan angka.
(raw/roz)











































