Melawat ke markas Roma di Olimpico, Rabu (22/10) dinihari WIB dalan lanjutan laga Grup E Liga Champions, Bayern tampil perkasa dan terlalu tangguh untuk tuan rumah.
Di babak pertama saja Bayern mampu unggul 5-0 sebelum dua gol tambahan di babak kedua membuat mereka menang 7-1. Dicatat ini adalah kemenangan tandang terbesar Bayern di Liga Champions.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan media-media Eropa bereaksi positif atas kemenangan besar Bayern dan mulai menyamakan Philipp Lahm dkk. dengan timnas Belanda di era 70-a yang terkenal dengan Total Football-nya.
Meski demikian Pep tak setuju dengan anggapan tersebut dan menilai masih ada kekurangan dari timnya. Pep justru menilai gap antara timnya dengan Roma sebenarnya tidak begitu sebesar skor akhir pertandingan tersebut.
"Seperti agak sedikit berlebihan! Kami lebih tenang setelah gol pertama dari Arjen, lalu kami terus menekan Roma untuk bisa menguasai bola. Kami melakukan itu karena kami ingin terus mendapatkan bola, tidak untuk meremehkan lawan kami," ujar Pep seperti dikutip Football Italia.
"Kami senang lama-lama menguasai bola dan lalu menemukan cara di mana kami bisa melakukan serangan. Kita lihat saja dua pekan lagi di Munich bahwa tidak ada gap yang terlalu besar di antara kami dan Roma," sambungnya.
"Roma punya tiga atau empat peluang di menit 20 menit pertama dan kami harus bisa lebih baik lagi, jadi kami akan membicarakan soal itu nanti," tutupnya.
(mrp/nds)











































