Olympiakos tak akan menyia-nyiakan status kandang untuk kembali ke jalur kemenangan pada lanjutan fase grup Liga Champions. Tim Yunani itu mempunyai catatan oke dengan menjadi kuburan bagi tim-tim tamu.
Olympiakos mengawali fase grup di Liga Champions dengan membuat kejutan. Mereka sukses menundukkan runner-up Atletico Madrid 3-2 di Georgios Karaiskakis Stadium, Piraeus. Tapi kemudian malah kalah dari tim Swedia Malmo 0-2 di laga tandang.
Naah, di matchday ketiga yang akab bergulir di Karaiskakis pada Kamis (23/10/2014) dinihari WIB, Olympiakos dijadwalkan menjamu Juventus. Mereka pun mematok target untuk meraih kemenangan lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Musim sebelumnya, Arsenal juga dipaksa mengakui ketangguhan Olympiakos di Karaiskakis. The Gunners kandas 1-2. Mundur satu musim lagi, pada Liga Champions 2011/2012, Dortmund digasak 1-2 dan Arsenal ditumbangkan 1-3.
Situasi itu menambah optimistisme penjaga gawang Olympiakos Roberto Jimenez Gago untuk meraih kemenangan atas Juventus. Peran pemain ke-12 alias suporter di tribun penonton adalah kekuatan lain yang jadi kunci Olympiakos.
"Stadion Karaiskakis mirip dengan markas Atletico Madrid, Vicente Calderon. Fans sanfat membantu tim dan kami benar-benar merasa mereka mengulurkan tangan buat kami," kata Gago seperti dikutip ESPN.
"Kami tahu kami bukanlah tim terkuat dalam kompetisi ini dan karena itulah kami membutuhkan dukungan dari fans dan kehadiran mereka.
"Kami akan tampil habis-habisan untuk mengalahkan Juventus. Duel itu sangat penting dan kami tak boleh gagal. Kami sudah sangat dekat dengan perempatfinal musim lalu dan kami ingin mencapainya lagi musim ini," beber eks pemain Atletico Madrid itu.
(fem/mfi)











































