Bertandang ke Constant Vanden Stock Stadium, Kamis (23/10/2014) dinihari WIB, Arsenal meraih angka penuh lewat kemenangan tipis 2-1. Adalah dua gol di dua menit terakhir yang mengantarkan The Gunners menaklukkan tuan rumah.
Laga sendiri berjalan sulit untuk Arsenal. Meski lebih dominan, Arsenal tak banyak membahayakan gawang tuan rumah. Di babak pertama misalnya, tak satupun tembakan anak asuh Wenger mengarah ke gawang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arsenal bahkan tertinggal lebih dahulu setelah Andy Najar mencetak gol di menit ke-71. Saat laga tampak akan berakhir untuk kemenangan tuan rumah, Arsenal bangkit.
Kieran Gibbs mencetak gol di menit ke-89, dua menit berselang giliran Lukas Podolski mencatatkan nama di papan skor. Anak-anak London utara pun membalikkan kedudukan.
"Sebuah akhir yang menyenangkan dari sebuah laga. Kami bermain melawan Anderlecht yang bermain sangat baik. Mereka terorganisir, sangat fokus, sangat cepat dalam transisi, dan sangat bagus dalam duel," kata Wenger di situs resmi klub.
"Kami mengontrol permainan di babak pertama tanpa menciptakan peluang apapun. Di babak kedua, kami bermain lebih terbuka dan sedikit lebih rentan terhadap serangan balik," sambungnya.
Wenger mengakui hasilnya bisa saja berbeda jika Anderlecht mampu mencetak gol kedua. Salah satu momen yang paling menentukan adalah kala sepakan Anthony Vanden Borre hanya membentur mistar gawang.
"Saya rasa titik baliknya adalah saat tidak kebobolan gol kedua dalam kedudukan 1-0. Mereka punya sebuah peluang bagus yang tidak diselesaikan dan pada akhirnya, kualitas para pemain yang masuk sebagai pengganti dan pengalaman kami membuat perbedaan, secara tidak diduga," lanjut Wenger.
"Tapi selama kami tidak kebobolan gol kedua, saya rasa kami punya sebuah kesempatan untuk meraih setidaknya satu poin. Sedikit tidak diperkirakan bisa mendapatkan tiga angka, mempertimbangkan kualitas pertandingan yang ditunjukkan Anderlecht," demikian manajer asal Prancis ini.
(raw/cas)











































