Terakhir kali berlaga melawan AS Roma, Mehdi Benatia mendapatkan banyak cemoohan dari pendukung klub asal ibukota Italia itu. Namun, Benatia santai-santai saja menanggapinya.
Hubungan Benatia dengan pendukung Roma memburuk pada musim panas lalu. Sempat jadi salah satu pahlawan I Lupi selama satu musim, Benatia tergoda dengan ketertarikan Bayern Munich. Pada akhirnya, dia memilih untuk melepaskan diri dari Roma dan bergabung dengan Bayern.
Ketika Bayern tampil di kandang Roma beberapa pekan silam, Benatia pun dicemooh oleh para pendukung Roma. Yang bikin makin menyakitkan buat pendukung Roma, tim mereka kalah telak 1-7 pada laga tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sulit untuk membandingkan kedua klub. Roma adalah salah satu tim terpenting di Italia, bukan atas apa yang sudah mereka menangi, tapi atas apa yang ingin mereka raih."
"Mereka punya pemain-pemain berkualitas dan skuat yang masih muda, dan untuk yang satu ini, mereka mirip seperti Bayern."
"Tapi, di level internasional, Bayern punya sesuatu yang lebih. Jadi, jika ingin dibandingkan, lebih pas dibandingkan dengan klub seperti Barcelona."
"Namun, biar bagaimanapun, skor 7-1 bukan refleksi akurat mengenai perbedaan kedua tim dan saya kecewa hal itu terjadi, apalagi itu terjadi di Roma," kata Benatia.
Bayern saat ini memuncaki klasemen Grup F dengan koleksi nilai 9. Sementara, Roma ada di urutan kedua dengan koleksi nilai 4. Supaya kans untuk lolos ke fase knock-out tidak mengecil, Roma punya misi wajib menang atas Bayern di Allianz Arena, Kamis (6/11/2014) dinihari WIB.
(roz/krs)











































