Manajer Chelsea, Jose Mourinho, tidak puas dengan performa timnya kala bermain imbang 1-1 melawan NK Maribor. Mourinho menyebut, timnya tampil jelek di babak pertama.
Bertanding di Ljudski Stadium, Kamis (6/11/2014) dinihari WIB, Chelsea melakoni start dengan lambat. Meski mendapatkan sejumlah peluang, The Blues gagal menembus gawang Maribor yang dikawal Jasmin Handanovic.
Mourinho yang tidak puas dengan performa timnya di babak pertama membuat beberapa perubahan. Willian dan Andre Schuerrle ditarik keluar untuk digantikan oleh Oscar dan Diego Costa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya membuat perubahan dengan keyakinan bahwa performa kami bakal lebih baik. Saya benar, tetapi kemudian mereka mencetak gol. Kepercayaan diri mereka menjadi lebih baik dan pemain kami pun berada dalam tekanan."
Chelsea tertinggal lebih dulu lewat gol Agim Ibraimi di menit ke-50. Gol tersebut membuat Chelsea tersadar. Performa mereka membaik dan akhirnya sukses menyamakan kedudukan lewat Nemanja Matic di menit ke-73
"Ketika Maribor mencetak gol, barulah para pemain menyadari bahwa mereka dalam bahaya. Setelah gol itu, mereka memperlihatkan reaksi fantastis. Jelas, kami layak menang," lanjut manajer asal Portugal tersebut.
Chelsea sempat mencetak satu gol lagi lewat Diego Costa. Namun, gol tersebut dianulir lantaran Cesc Fabregas --yang memberikan operan kepada Costa-- dinilai berada dalam posisi offside. Mourinho mengritik keputusan tersebut lantaran dari tayangan ulang tidak ada seorang pun pemain Chelsea yang terperangkap offside.
"Saya punya sejarah panjang terkait wasit (Daniel Orsato) sejak saya masih melatih di Italia. Tapi, saya tidak akan mengungkitnya. Lebih baik memuji penampilan tim sendiri yang sudah bekerja keras dan bertarung dengan fantastis," kata Mourinho.
(roz/din)











































