Melakoni matchday V Liga Champions di Etihad Stadium, Rabu (26/11/2014) dinihari WIB, Bayern sudah harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-20 menyusul diusirnya Mehdi Benatia karena melanggar Sergio Aguero. Pelanggaran tersebut juga berbuah penalti yang dieksekusi dengan sempurna oleh Aguero.
Tertinggal satu gol dan kalah jumlah pemain, Bayern justru mampu membalikkan keadaan. Gol Xabi Alonso di menit ke-40 serta Robert Lewandowski jelang turun minum membuat Bayern berbalik unggul 2-1.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di masa injury time, Aguero kembali menghadirkan mimpi buruk untuk Bayern. Untuk ketiga kalinya dia menjebol gawang Neuer usai memanfaatkan ketidaksempurnaan Jerome Boateng dalam mengontrol bola. Bayern pun kalah 2-3 di tangan City.
Atas hasil itu, Guardiola tak menampik jika Bayern kalah karena kesalahan yang dibuat sendiri.
"Saya pikir jika Anda melihat cara kami bermain Anda tidak bisa bilang bahwa kami kurang fokus. Saya merasa sedih untuk para pemain, mungkin kami sedikit lelah di akhir dan itu mengecewakan," sahut Guardiola seperti dikutip situs resmi UEFA.
"Jelas dengan pemain seperti (Sergio) Aguero dia selalu akan menghadirkan bahaya, tapi itulah sepakbola," lanjut pelatih asal Spanyol itu.
"Kami mendominasi, tapi kami membuat dua kesalahan dan itulah mengapa kami kalah. Saya sedih untuk para pemain, mereka tidak layak mendapatkan ini."
"Tentu saya harus memberi selamat pada City, mereka punya peluang untuk lolos. Kami akan mencoba untuk menang melawan CSKA," kata Guardiola menambahkan.
Beruntung bagi Bayern, kekalahan ini tak mengusik status mereka yang sudah lolos sebagai juara Grup E dengan raihan 12 poin dari lima laga. Sebaliknya, hasil ini menghidupkan peluang City untuk lolos ke babak 16 besar. City kini punya lima poin, sama dengan AS Roma dan CSKA Moskow.
(nds/mfi)











































