Totti Patahkan Rekor Sendiri, tapi Skor 1-1 Bikin Dirinya seperti Dihantam Tyson

Totti Patahkan Rekor Sendiri, tapi Skor 1-1 Bikin Dirinya seperti Dihantam Tyson

- Sepakbola
Rabu, 26 Nov 2014 10:49 WIB
Totti Patahkan Rekor Sendiri, tapi Skor 1-1 Bikin Dirinya seperti Dihantam Tyson
REUTERS/Maxim Shemetov
Moskow -

Kapten AS Roma Francesco Totti sukses memecahkan rekornya sendiri dalam partai matchday 5 Liga Champions. Tetapi hasil di laga tersebut justru membuatnya terasa seperti dapat hantaman dari Mike Tyson.

Dijamu CSKA Moskow, Rabu (26/11/2014) dinihari WIB, Totti memecah kebuntuan ketika pertandingan memasuki menit ke-43. Tendangan bebasnya saat itu melewati pagar pemain lawan dan melesak ke dalam gawang tim tuan rumah.



SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan gol tersebut Totti memecahkan rekornya sendiri sebagai pencetak gol paling tua di Liga Champions. AFP mewartakan, ia kini mencatatkannya pada usia 38 tahun, satu bulan, dan 29 hari.

Sebelum ini Totti menorehkan rekor tersebut lewat golnya ke gawang Manchester City pada matchday 2 lalu, mematahkan rekor yang sebelumnya dipegang Ryan Giggs saat bikin gol dalam hasil imbang 1-1 lawan Benfica di September 2011, pada usia 37 tahun dan 289 hari.

Namun demikian, kegembiraan Totti atas capaian teranyarnya ini tidaklah lengkap. Pasalnya CSKA kemudian mampu menyamakan kedudukan melalui Vasili Berezutsk jauh ketika laga sudah memasuki menit ketiga injury time babak kedua.

Gol balasan dari CSKA itu membuat pertandingan berakhir imbang 1-1, dan ditambah dengan kemenangan 3-2 City atas Bayern Munich di matchday yang sama, persaingan di Grup E pun menjadi amat sengit: Bayern sudah lolos sebagai juara grup dengan 12 poin, sedangkan satu tiket sisa diperebutkan Roma, City, dan CSKA yang sama-sama punya 5 poin.

"Hari ini rasanya seperti mendapat pukulan dari (Mike) Tyson karena benar-benar tidak terduga. Sebelum itu semuanya sempurna buatku; aku bikin gol, kami memimpin 1-0 dan kami sudah di ambang kelolosan," ungkap Totti kepada Rai.

"Akan tetapi itu sudah terjadi. Kini kami harus memikirkan diri kami sendiri. Kami tahu kami menghadapi grup sulit, di mana peluangnya amatlah berat, tapi kami akan menentukan nasib kami sendiri di laga terakhir," tuturnya seperti dikutip Sports Mole



(krs/mfi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads