Roberto Mancini menilai Inter Milan tampil bagus meski gagal mengalahkan Qarabag. Menurut Mancini, Qarabag juga bermain impresif dan dia ikut menyesalkan kegagalan tim tersebut melaju ke babak berikutnya.
Inter mengakhiri kiprahnya di fase grup Liga Europa dengan bermain imbang 0-0 di kandang Qarabag, Jumat (12/12/2014) dinihari WIB. Hasil itu sama sekali tak memengaruhi posisi Nerazzurri, yang memang sudah pasti jadi juara grup sebelum laga dimulai.
Pada pertandingan ini, Mancini menyimpan sejumlah pemain utama Inter. Sang pelatih pun menurunkan beberapa pemain muda seperti Isaac Donkor, Ibrahima Mbaye, Federico Bonazzoli, Federico Dimarco, dan Enrico Baldini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami bermain bagus, bahkan dengan tiga atau empat pemain muda di atas lapangan. Kami cuma tidak mampu mencetak gol, tapi itu memang sulit karena mereka menginginkan kemenangan bagaimana pun caranya. Yang paling penting, saya menyukai karakter kami," tambahnya.
Inter lolos ke babak 32 besar Liga Europa sebagai juara Grup F dengan 12 poin. Mereka ditemani oleh Dnipro Dnipropetrovsk yang punya 7 poin. Qarabag yang mengumpulkan 6 poin pun tersingkir.
"Qarabag punya tim yang bagus dan saya ikut menyesal karena mereka gagal lolos ke babak 32 besar," ujar Mancini.
Qarabag sebenarnya sempat menjebol gawang Inter di injury time lewat Richard Almeida. Tapi, wasit tak mengesahkan gol klub Azerbaijan tersebut karena menganggap telah terjadi offside.
"Qarabag juga punya peluang dan kalau mereka bisa mencetak gol, pertandingan akan berjalan berbeda. Dalam hal apapun, saya memuji mereka atas performanya," kata Mancini.
(mfi/krs)











































