Juve vs Dortmund, Ulangan Final 1997 di Babak 16 Besar

Juve vs Dortmund, Ulangan Final 1997 di Babak 16 Besar

- Sepakbola
Senin, 15 Des 2014 19:04 WIB
Juve vs Dortmund, Ulangan Final 1997 di Babak 16 Besar
Getty Images/Bongarts
Nyon -

Tahun 1997, dua dari tiga gol kemenangan Borussia Dortmund atas Juventus di final Liga Champions datang dari kaki Karl-Heinz Riedle. Selang 18 tahun kemudian, tangan Riedle juga yang mempertemukan lagi dua tim tersebut di babak 16 besar.

Di Olympiastadion Munich pada tanggal 28 Mei 1997, Juve yang merupakan juara bertahan melaju lagi ke final dan berhasrat jadi tim pertama yang mampu mempertahankan trofi 'Si Kuping Besar' di era modern.

Sementara itu Dortmund merupakan tim penuh kejutan di musim itu, dengan salah satunya menyingkirkan jagoan Inggris, Manchester United, di babak semifinal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tapi setelah 90 menit laga berjalan, Juve harus mengubur hasrat itu dalam-dalam karena dua gol dari Riedle di menit ke-29 dan ke-34 serta Lars Ricken di menit ke-71, hanya sekali dibalas oleh Alessandro Del Piero pada menit ke-65.

Dortmund pun berpesta merayakan gelar Liga Champions pertama dan satu-satunya sampai saat ini. Setelah itu prestasi Dortmund relatif menurun yang disertai krisis keuangan.

Lalu Juve pun mengalami nasib serupa ketika Calciopoli di 2006 menghantam mereka dan membuat 'Si Nyonya Besar' turun kasta ke Serie B, sampai kemudian menguasai Italia lagi di tiga musim terakhir ini.

Setelah 18 tahun berlalu sejak malam hitam-kuning di kota Munich itu, kedua tim kembali dipertemukan di babak 16 besar Liga Champions musim ini. Selaku ambassador final Liga Champions 2015, Riedle lah yang diserahi tugas untuk mengocok undian babak 16 besar LIga Champions.

Dan takdir pun tak bisa terelakan, karena Riedle lah yang kini mempertemukan lagi Juve dengan Dortmund dalam sebuah laga hidup-mati. Namun, fan kedua klub yang pasti harus menunggu hingga pertengahan Februari mendatang saat Liga Champions kembali dimulai.

"Jelas menjadi juara Liga Champions 1997 adalah pengalaman terbaik bersama Dortmund. Semoga saja ini pertanda bagus dengan hasil undian tersebut," ujar Riedle seperti dikutip akun twitter UEFA.

Satu yang pasti laga bakal berjalan seru, karena Juve sebagai satu-satunya wakil Serie A di kompetisi ini tentu ingin lebih lama bertahan, demi menjaga eksistensi Italia di Eropa. Sementara Dortmund butuh "obat penawar" pasca tampil buruk di Bundesliga.

Selain kemenangan 3-1 Dortmund atas Juve, kedua tim pernah bertemu jauh sebelumnya di tahun 1993 di mana Bianconeri menang agregat telak 6-1 di laga final Piala UEFA.

(mrp/din)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads