Catatan Chelsea kala bertanding di tanah Prancis tidak begitu bagus. Pertemuan mereka dengan Paris Saint-Germain kali ini adalah untuk meluruskan rekor tersebut.
Terakhir kali bertanding di Parc des Princes musim kemarin, Chelsea takluk 1-3. Satu-satunya gol The Blues di laga tandang itu terbukti krusial. Sebab, dengan kemenangan 2-0 di leg berikutnya di Stamford Bridge, Chelsea lolos berkat keunggulan agresivitas gol tandang.
Dalam catatan di situs resmi UEFA, Chelsea memang punya torehan yang tidak begitu bagus di tanah Prancis. Dalam enam kali tandang ke sana, Chelsea hanya pernah menang satu kali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara pada musim 2010/2011, mereka kalah 0-1 dari Olympique Marseille di fase grup. Satu-satunya kemenangan dalam enam pertandingan tandang ke Prancis itu terjadi lebih dari 10 tahun silam.
Pada pertandingan pertama Jose Mourinho bersama Chelsea di Liga Champions, September 2004, Chelsea bermain di markas PSG, Parc des Princes. Kala itu, lewat gol sundulan John Terry plus sepasang gol Didier Drogba, Chelsea menang 3-0.
Menariknya, sampai saat ini, Terry, Drogba, plus Cech --yang bermain di laga tersebut--, masih menjadi bagian dari Chelsea musim ini.
Drogba sendiri telah membuat lima gol dalam tujuh pertandingan kompetitif lawan PSG (dengan Guingamp, Marseille, dan Chelsea). Dengan belum bugarnya Diego Costa, lantaran tidak bermain dalam beberapa laga terakhir di liga, ada kemungkinan Drogba dimainkan sebagai penggantinya di pertandingan Rabu (18/2) dinihari nanti.
"Paris adalah tim yang hebat. Pada dasarnya, mereka sama seperti musim lalu, tapi ditambah David Luiz. Tim yang sama, performa yang sama, dan pelatih yang sama," ujar Mourinho.
"Chelsea sendiri adalah tim yang berbeda. Ada beberapa pemain baru, juga punya cara bermain yang baru. Saya tidak yakin kami lebih baik dari mereka, tapi jelas kami punya permainan berbeda dibandingkan musim lalu," lanjut manajer asal Portugal tersebut.
(roz/krs)











































