Bermain di Parc des Princes, Rabu (18/2/2015) dinihari WIB, Chelsea didominasi PSG sepanjang 90 menit. Tengok saja ketika hanya dua tembakan dibuat oleh tim berbanding total 14 tembakan dari PSG.
Namun satu dari dua tembakan Chelsea itu berbuah gol yang membawa mereka memimpin lebih dulu di menit ke-36. Kombinasi tiga bek Chelsea, John Terry, Gary Cahill, kemudian dituntaskan lewat tandukan Ivanovic yang menjebol jala Salvatore Sirigu.
Sayang keunggulan itu sirna ketika PSG mencetak gol penyama kedudukan di menit ke-53 lewat Edinson Cavani. Skor 1-1 kemudian bertahan hingga laga berakhir.
Hasil yang boleh dibilang menguntungkan Chelsea karena gol tandang berhasil dikantungi dan mereka terhindar dari hasil yang sama seperti musim lalu, yakni kalah 1-3. Chelsea pun berada di atas angin saat gantian menjamu PSG tiga pekan mendatang di Stamford Bridge.
Ivanovic disebut 'Pahlawan' mengingat dia mencetak gol tandang yang terbilang krusial untuk modal timnya lolos ke perempatfinal.
Bukan hal baru bagi Ivanovic mencetak gol di laga seperti ini, mengingat belakangan dia kerap menjebol gawang lawan di momen-momen penting.
Sebelumnya di leg kedua semifinal Piala Liga Inggris melawan Liverpool, kala gol tunggalnya di masa perpanjangan waktu membawa timnya lolos ke final. Lalu berlanjut dua pekan lalu saat golnya membawa Chelsea mengalahkan Aston Villa dengan skor 2-1, yang membawa timnya kokoh di puncak klasemen Premier League.
Satu gol penting juga pernah dibuat Ivanovic kala membobol jala Benfica di detik-detik akhir laga final Liga Europa kontra Benfica tahun 2013 silam, guna membawa Chelsea menang 2-1 dan jadi juara.
"Branislav Ivanovic memang selalu punya momennya sendiri. Melawan Liverpool, malam ini dengan sebuah gol tandang di pertandingan liga Champions, lalu di final Liga Europa - semuanya adalah gol-gol penting," puji manajer Chelsea, Jose Mourinho, di situs resmi UEFA. (mrp/din)











































