Nama Timon Wellenreuther memang belum banyak dikenal. Namun, kemungkinan besar, di tangan pemuda 19 tahun itulah Schalke 04 menaruh tanggung jawab kala menjamu Real Madrid, Kamis (19/2) dinihari WIB.
Wellenreuther boleh dibilang mendapatkan debut musim ini secara tidak sengaja. Ketika kiper utama Schalke, Ralf Faehrmann, mendapatkan cedera pada 8 Januari silam dan dipastikan absen sepanjang sisa musim ini, Fabian Giefer pun maju menjadi pengganti.
Namun, pada pertandingan melawan Bayern Munich, 3 Februari 2015, Giefer mengalami masalah dengan otot adductor-nya. Alhasil, dia harus digantikan pada saat jeda. Di paruh kedua pertandingan, Wellenreuther tampil sebagai penjaga gawang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Debut Wellenreuther bersama Schalke tidak jelek-jelek amat. Setidaknya, Schalke tidak pulang dari markas Bayern dengan kekalahan. Kala itu, mereka menahan imbang Bayern 1-1.
Pada pekan berikutnya, ketika Schalke menjamu Borussia Moenchengladbach, Wellenreuther tampil sejak awal. Dia menorehkan clean sheet pada laga tersebut dan Schalke menang 1-0.
Pada pertandingan ketiganya bersama Die Koenigsblauen, barulah Wellenreuther merasakan kekalahan. Bertanding melawan Eintracht Frankfurt, Schalke kalah 0-1.
Kini, Wellenreuther mendapatkan ujian yang lebih berat: Real Madrid. Musim lalu, Schalke merasakan keganasan lini depan Madrid dan takluk 1-6 di markas sendiri.
"Dia tidak gugup. Dia sudah menunjukkannya dalam beberapa laga terakhir," ujar general manager Schalke, Horst Heldt, kepada Derwesten.
Sampai Giefer pulih, Schalke akan terus bergantung kepada Wellenreuther. Sejauh ini, proses pemulihan Giefer disebut berjalan lancar.
"Proses pemulihan cedera Fabian berjalan lancar. Tapi, dia masih membutuhkan sedikit waktu lagi," ujar pelatih Schalke, Roberto Di Matteo.
(roz/krs)











































