Inter akan bertandang ke Celtic Park, Jumat (20/2/2015) dinihari WIB untuk menjalani leg I, sebelum gantian menjamu Celtic di San Siro pekan depan. Terkait pertemuan ini, Pasquale Bruno yang merupakan eks pemain Juventus dan Fiorentina menilai Inter dalam posisi sedikit lebih diunggulkan.
Namun demikian mengingat laga pertama digelar di Glasgow, Celtic juga punya kesempatan asal tak kebobolan. Dengan dukungan suporternya, mereka bahkan bisa saja mendapatkan hasil bagus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika saya diminta bertaruh, saya mungkin akan berkata persentasenya 51-49 untuk keunggulan Inter. Ini sangat ketat."
"Laga pertama digelar di Glasgow dan atmosfernya seperti biasa akan fantastis. Itu akan krusial. Ini mungkin terdengar aneh tapi hasil imbang 0-0 bahkan bisa jadi sebuah hasil bagus untuk Celtic," tambah pemain yang juga pernah berkiprah di Liga Skotlandia bersama Hearts ini.
"Jika Inter mencetak gol di Glasgow, maka akan sangat sulit untuk Celtic ketika mereka bertandang ke Milan. Tapi jika mereka bisa menahan Inter, tak ada yang tahu apa yang akan terjadi."
Salah satu titik yang dinilai jadi kelemahan Inter adalah lini pertahanan mereka. Inkonsistensi hasil yang dipetik tim besutan Roberto Mancini dalam 10 pertandingan terakhir juga tak terlepas dari hal ini.
Dalam 10 laga terakhirnya, mereka cuma memetik empat kemenangan dan kalah dengan jumlah yang sama. Selama periode tersebut, La Beneamata kemasukan 10 dan mencetak 16 gol, catatan yang dinilai tak cukup apik.
"Inter mendatangkan Nemanja Vidic di musim panas kemarin tapi dia kesulitan. Dia bukan lagi pemain yang sama seperti saat di (Manchester) United. Di lini belakang, Inter sungguh buruk. Celtic bisa mendapatkan keuntungan dari buruknya pertahanan Inter," demikian peraih titel Piala UEFA (Liga Europa) musim 1989-1990 bersama Juve ini.
(raw/mrp)











































