Kemenangan Liverpool atas Besiktas diwarnai kejadian tak mengenakkan kala Mario Balotelli, harus berebut jadi eksekutor penalti dengan Jordan Henderson, sebelum dia bikin gol dari situasi tersebut.
Pada laga leg pertama babak 32 besar Liga Europa, Jumat (20/2) dinihari WIB, Liverpool harus susah payah mengalahkan Besiktas kala membutuhkan penalti Balotelli di menit ke-85 untuk bisa menang dengan skor 1-0.
Sebelum gol semata wayang itu hadir, sempat muncul insiden kurang mengenakkan ketika Balotelli dan Henderson terlibat friksi sedikit soal siapa yang akan mengambil tendangan 12 pas itu.
Karena eksekutor utama, Steven Gerrard, tidak bermain dan Henderson menjadi kapten di laga itu maka kemungkinan besar Brendan Rodgers menunjuk pesepakbola 24 tahun itu untuk mengambil tendangan penalti.
Namun Balotelli yang baru masuk di pertengahan babak kedua menggantikan Philippe Coutinho, tiba-tiba merebut bola yang sedang dipegang Henderson. Apa yang dilakukan Balotelli terlihat tidak disambut positif oleh Henderson, yang kemudian memperlihatkan mimik muka tak senang.
Bahkan kejadian itu juga membuat Daniel Sturridge sampai harus menegur Balotelli. Tapi semua itu percuma karena Balotelli tetap keukeuh mengambil penalti dan melesakkannya dengan mulus.
Wajar jika Balotelli bertindak demikian karena pemain Italia itu punya rekor sangat bagus dalam hal tendangan penalti. Dia cuma gagal 2 kali dari 29 kesempatan jadi eksekutor penalti dalam kariernya.
"Gol yang sangat penting, saya rasa kami menguasai bola dengan baik sepanjang laga dan kami pantas mendapat gol tersebut. Gol yang sangat penting untuk kami dan terlebih tidak kebobolan," ujar Henderson di BBC.
"Saya memang ingin mengambil tendangan penalti itu, Mario merasa percaya dri dan dia sudah sering mengambil penalti penting sebelumnya. Semua ingin menjadi eksekutor. Saya merasa percaya dengan Mario, dia sudah sering melakukannya dan dia berhasil lagi kali ini," sambungnya.
Setelah mencetak gol lewat titik putih itu pun Balotelli menghampiri Henderson dan memeluknya, layaknya meminta maaf kepada rekannya tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(mrp/din)











































