Setelah musim lalu, City dan Barca kini kembali berhadapan di babak 16 Besar Liga Champions. Leg I lebih dahulu akan berlangsung di Etihad Stadium, Rabu (25/2/2015) dinihari WIB, sementara leg II digelar di Camp Nou pada 19 Maret mendatang.
City bakal datang ke dua laga nanti dengan misi balas dendam mengingat musim kemarin mereka kalah di dua pertemuan. Setelah takluk 0-2 di kandang, mereka kembali menelan hasil pahit dengan tunduk 1-2 di Camp Nou dan tersingkir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika musim lalu anak-anak Manchester dibuat kesulitan dengan penguasaan bola Barca, kali ini diyakini ada peluang bagi mereka untuk mengimbangi Blaugrana dalam aspek tersebut. Enrique sendiri memang melakukan pendekatan yang lebih fleksibel untuk Barca, sehingga tak selalu memaksakan bermain tiki-taka.
"Barca membuat situasi sulit untuk kami pada pertemuan lalu karena mereka menjaga bola dengan sangat baik. Dan itu adalah satu dari sejumlah kekuatan utama mereka dan itu membuat kami kesulitan untuk menguasai pertandingan," kata Aguero di situs resmi klub.
"Kami ingin lebih menyerang mereka tapi kami tidak mampu mencapai sepertiga akhir lapangan sesering yang kami inginkan. Tapi ini adalah laga yang baru dan kami tidak lagi sama seperti musim kemarin, begitu juga mereka."
"Kedua tim telah mendapatkan suntikan pemain yang mana meningkatkan skuat jadi kita harus lihat bakal seperti apa laga nanti. Tapi satu hal yang bisa saya katakan dengan percaya diri adalah, ini akan jadi laga-laga yang hebat," tambahnya.
Setelah sempat terseok-seok di permulaan fase grup, City bangkit di dua laga terakhir. Usai tak menang di empat laga pertama (2 imbang, 2 kalah), mereka menaklukkan Bayern Munich dan AS Roma di dua partai terakhir untuk lolos ke babak 16 besar.
Hal ini disebut Aguero sebagai tanda timnya semakin membaik seiring berjalannya kompetisi, sekaligus menunjukkan timnya sudah lebih matang.
"Kami percaya diri akan tampil baik. Ketika banyak orang sempat berpikir kami tertinggal dan akan tersingkir dari turnamen ini, kami mengalahkan Bayern kemudian Roma di Italia. Itu menunjukkan kami berkembang sebagai sebuah kekuatan di Eropa dan kami bisa melakukan itu lagi," demikian pemain internasional Argentina ini.
(raw/mrp)











































