Seperti diberitakan sebelumnya. Neymar yang diganti saat pertandingan Manchester City kontra Barcelona tersisa 10 menit bukannya duduk di bangku cadangan sembari menyaksikan sisa pertandingan, namun kapten timnas Brasil itu justru ribut dengan seorang suporter City yang meneriakinya dalam bahasa Portugis.
Adu mulut tersebut tampak sudah reda setelah Neymar melakukan 'selfie' dengan seorang suporter lainnya. Tetapi tidak demikian faktanya. Setelah peluit panjang tanda pertandingan tuntas, Neymar tidak berjalan menuju lorong pemain tapi malah kembali ribut dengan si suporter tadi.
Kejadian ribut-ribut itu sampai membuat steward harus memisahkan keduanya dan beberapa jam setelahnya baru diketahui bahwa Neymar bersitegang dengan Aziz Hammad, suporter City keturunan Yordania-Palestina yang memegang tiket musiman dan duduk di Colin Bell Stand, baris depan yang dekat dengan bench tim tamu.
Seperti dikutip dari Mirror, Aziz mengunggah di twitter video pertengkarannya dengan Neymar sekaligus mengklarifikasi klaim Neymar bahwa dirinya sudah mengejek Neymar sebelum penalti Lionel Messi terjadi. Aziz pun menyebut Neymar sudah bertindak tidak profesional dengan menantangnya seperti itu.
Here's the video of the confrontation between Neymar and I, very unprofessional of him! pic.twitter.com/yNLucqqfSF
β Aziz (@azizhammad) February 24, 2015Β
Padahal Aziz mengejek Neymar tak lama setelah kegagalan Messi menaklukkan Joe Hart itu, di mana dia memberikan gestur diving kepada eks pemain Santos itu. Dalam videonya yang diunggah oleh Aziz, Neymar yang tak suka kemudian menantang pemuda tersebut untuk bertatap muka langsung dengannya dan terjadilah adu mulut di antara mereka.
"Aku bukan fan asal Portugal yang beragumen dengan Neymar sebeumnya. Aku tidak bisa berbahasa Portugis dan ini merupakan karangan media saja, aku duduk di barisan bawah, sementara fan Portugal itu duduk di atas," ujar Aziz.
"Interaksi pertamaku dengan Neymar adalah ketika Messi gagal mengeksekusi penalti - aku membuat gestur diving ke arah bench, untuk seluruh pemain," sambungnya.
"Neymar menunjukku dan dia pun menantangku. Aku bilang padanya untuk datang kepadaku, lalu setelah peluit panjang berbunyi, Neymar pun mendatangiku. Dia berbicara dalam bahasa Portugis, tapi aku tidak mengerti!"
"Aku hanya melakukan apa yang sudah dilakukan orang-orang sebelumnya dan aku kaget dengan reaksinya. Kebanyakan pemain cuek dengan ejekan serta gestur dari fans."
(mrp/din)











































