Tak ada yang menyangka Arsenal akan bermain begitu buruk saat menjamu AS Monaco di leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Emirates Stadium, Kamis (26/2/2015) dinihari WIB. Di hadapan puluhan ribu suporternya, The Gunners dipecundangi Monaco dengan skor 1-3.
Arsenal gagal mencegah Geoffrey Kondogbia, Dimitar Berbatov, dan Yannick Ferreira-Carrasco membobol gawang David Ospina. Mereka cuma bisa membalas sekali melalui gol Alex Oxlade-Chamberlain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kalau di kandang sendiri saja mereka kalah dari Monaco, bagaimana mereka akan menang telak di markas lawan?
"Kita sudah melihat banyak malam keajaiban di semua kompetisi. Malam-malam di kompetisi Eropa bisa sangat membuat frustrasi, tapi juga bisa indah. Kami butuh sebuah malam yang indah," tutur bek Arsenal, Per Mertesacker, seperti dikutip London Evening Standard.
"Kami berusaha untuk menciptakan sebuah atmosfer spesial bersama fans kami yang menyertai laga tandang. Kami bisa melakukan hal-hal spesial, bahkan saat main tandang," imbuhnya.
"Ayo tingkatkan level semua pemain di Monaco. Ayo berusaha dapatkan ritme di sana. Kami bisa saja mencetak lebih dari tiga gol semalam dan kami bisa melukai mereka," ujar bek asal Jerman ini.
"Kami harus fokus pada hal itu. Kami tak boleh melihat ke belakang dan berpikir terlalu banyak soal laga itu. Kami akan menganalisis apa yang salah, tapi ketika kami bertandang ke Monaco, kami harus bermain dominan, berani, dan mengeluarkan kemampuan terbaik kami," kata Mertesacker.
(mfi/rin)










































