Chelsea dalam posisi yang lebih diunggulkan saat menjamu PSG di leg kedua babak 16 besar Liga Champions yang dihelat di Stamford Bridge, Kamis (11/3) dinihari WIB nanti. Dengan skor 1-1 di leg pertama, 'Si Biru' hanya butuh hasil seri tanpa gol untuk lolos ke perempatfinal.
Tapi bukan itu tentu opsi yang akan diambil mengingat PSG yang jadi lawan adalah tim yang dihuni para pemain berkualitas. Tengok saja lini depan mereka yang diisi trio Ibra, Edinson Cavani, dan Ezequiel Lavezzi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"PSG adalah tim yang sangat lengkap, dengan para pemain menyerang dan striker-striker yang hebat. Mereka hanya berpikir soal bagaimana bikin gol, jadi Anda harus waspada setiap detiknya. Ini tantangan yang harus diatasi," ujar Azpilicueta seperti dikutip Mirror.
"Zlatan itu berbeda. Dia punya kemampuan untuk bisa membuat perbedaan setiap saat, dengan umpan atau tembakan. Kedua kakinya hidup, dia bisa menyundul, dia bisa mengangkat kakinya setinggi kepala, dan mencetak gol yang luar biasa. Dia sangat kuat - pemain yang sangat komplet," sambungnya.
Meski demikian Azpilicueta tetap menilai Chelsea punya kekuatan yang lebih baik ketimbang lawannya itu. Apalagi keberhasilan menjuarai Piala Liga Inggris sudah memotivasi para pemain untuk merebut trofi yang bergengsi, yakni Premier League dan Liga Champions.
"Saat ini tim lebih baik ketimbang di awal musim tentunya. Target kami ketika memulai pramusim adalah untuk mengembangkan tim ini. Ini musim kedua kami bersama-sama, dan kami sudah melakukannya dengan baik sejak awal musim ini - target kami adalah finis sebaik mungkin," tuntas bek asal Spanyol itu.
(mrp/nds)











































