Mourinho Masih Kalah Kelas dari Di Matteo

Mourinho Masih Kalah Kelas dari Di Matteo

- Sepakbola
Kamis, 12 Mar 2015 10:55 WIB
Mourinho Masih Kalah Kelas dari Di Matteo
Jakarta -

Tertutupnya peluang Chelsea untuk meraih trofi Liga Champions musim ini menjadi catatan buruk bagi Jose Mourinho. Kiprah manajer asal Portugal itu saat menangani The Blues masih kalah kinclong dari Roberto di Matteo.

Chelsea malah sudah tersingkir di perempatfinal Liga Champions musim ini. Sudah begitu, cara mereka angkat koper juga sama sekali tak elegan.

Di Stamford Bridge pada Kamis (12/3/2015) dnihari WIB, PSG sudah tampil dengan sepuluh pemain sejak menit ke-32. Zlatan Ibrahimovic diganjar kartu merah. Tapi, 'Si Biru' gagal mengalahkan tim tamu dan mengakhiri pertandingan dengan skor 2-2. Dengan hasil imbang 1-1 di leg pertama, Chelsea pun tersingkir dengan agregat 3-3 karena kalah gol tandang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Itu bukan pengalaman pertama Mourinho memoles Chelsea dan berakhir dengan kegagalan merap trofi di Liga Champions. Tiga musim menangani Chelsea pada periode pertama, Mourinho juga tak berhasil membawa Chelsea meraih trofi di level Eropa. Padahal polesan manajer berjuluk The Special One itu di level domestik cukup apik. Chelsea sukses meraih dua kali juara Premier League, dua kali Piala Liga dan satu kali juara Piala FA, dan Community Shield.

Tapi, di Liga Champions Chelsea sama sekali tak hoki bersama Mourinho. Mereka terhenti di semifinal pada musim 2004/2005. Mereka disingkirkan Liverpool dengan gregat 0-1. Musim berikutnya, Chelsea malah terhenti lebih cepat. Mereka kandas di babak 16 besar dari Barcelona dengan agregat 2-3. Di musim 2006/2007 Chelsea kembali disingkirkan Liverpool di semifinal. Mereka kalah 1-4 lewat babak penalti.

Di musim pertama menangani Chelsea pada periode kedua, pada musim 2013/2014, Mourinho malah menutup musim tanpa raihan apapun. Di Liga Champions musim lalu, Chelsea tersingkir di babak semifinal setelah kalah agregat 1-3.

Mourinho baru kembali bertaji musim ini. Tentunya di ajang se-Inggris, bukan Eropa. Setidaknya sudah ada satu trofi yang didapatkan musim ini, dengan Chelsea jadi juara Piala Liga setelah mengalahkan Tottenham Hotspur di partai final.

Sama-sama pernah menangani Chelsea, Mourinho masih kalah dengan Roberto di Matteo yang cuma menangani tim selama satu musim. Di Matteo berhasil membawa Chelsea juara Liga Champions di musim 2011/2012. Kala itu, The Blues menjadi kampiun dengan mengalahkan Bayern Munich di Allianz Arena.

Bahkan persaingan dua manajer itu masih dimenangkan Di Matteo di Liga Champions musim ini. Meski sama-sama tersingkir, Di Matteo menutup dengan lebih oke. Schalke--yang dibesut Di Matteo--menutup Liga Champions dengan kemenangan 4-3 atas Real Madrid di leg kedua, meski kemudian tetap tersingkir karena kalah agregat 4-5.

Bahkan jika dibandingkan dengan Rafael Benitez yang menangani Chelsea tak genap setahun, Mourinho masih kalah kelas. Benitez bisa membuat Chelsea jadi juara Liga Europa musim 2012/2013. The Blues menang atas Benfica di laga final kala itu.

(fem/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads