Setelah Chelsea tersingkir, kompetisi Inggris menyisakan Manchester City dan Arsenal untuk berusaha menembus perempatfinal. Tetapi sebuah catatan memperlihatkan bahwa keduanya menghadapi tantangan besar.
Tengah pekan lalu Chelsea bermain 2-2 ketika menjamu Paris Saint-Germain lewat extra-time. Hasil itu membuat The Blues tersingkir dengan agregat 3-3 mengingat Les Parisiens punya keunggulan dalam hal membuat gol tandang.
Tengah pekan ini giliran City dan Arsenal yang akan mengadu peruntungan. Sama sekali tidak mudah mengingat keduanya menelan kekalahan dalam partai leg pertamanya masing-masing, yang juga dijalani di kandang sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Repotnya, BBC menyebut bahwa di Liga Champions sudah tujuh kali sebuah tim bisa membalikkan defisit dua gol atau lebih, tetapi belum ada yang bisa melakukannya ketika melakoni leg kedua di laga tandang. Laman web situs resmi UEFA menegaskan bahwa belum ada satu tim pun yang bisa membalikkan defisit dua gol di partai leg kedua Liga Champions.
Catatan itu secara khusus akan amat berat buat Arsenal yang dijamu Monaco di Stade Louis II, Rabu (18/3/2015) dinihari WIB. Langkah City pun tak bisa dikatakan mudah karena mesti menyambangi Camp Nou yang jadi markas raksasa Barca, Kamis (19/3) dinihari WIB.
Jika City dan Arsenal gagal menjalani misinya menembus babak delapan besar maka untuk kali kedua sejak 1996 tidak akan ada klub Inggris Raya di perempatfinal Liga Champions, sebagaimana yang pernah terjadi sebelum ini pada 2013 lalul.
(krs/fem)











































