Bek Monaco, Wallace, menyebut bahwa leg II perdelapanfinal Liga Champions melawan Arsenal tidak akan berjalan mudah. Dia pun meminta timnya untuk tampil tenang, tidak terburu-buru.
Monaco sendiri punya keunggulan agregat 3-1 yang mereka dapatkan di Emirates Stadium beberapa pekan silam. Skor tersebut tidak hanya membuat mereka unggul secara agregat, tetapi juga menyimpan tiga buah gol tandang.
Dari kacamata seorang bek seperti Wallace, pertahanan bakal memegang kunci pada leg kedua yang akan dihelat di Stade Louid II, Rabu (18/3) dinihari WIB. Andai Monaco kesulitan untuk membobol gawang Arsenal, mereka bisa mengambil strategi bermain sabar seraya bertahan dengan ketat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hasil imbang sudah cukup bagus. Ini semua berkat kemenangan kami di leg pertama," kata Wallace.
Arsenal membutuhkan kemenangan 3-0 sebagai syarat minimal untuk menyingkirkan Monaco. Hanya saja, Monaco punya catatan bagus terkait jumlah gol yang masuk ke gawang mereka.
Musim ini, baru satu kali mereka kalah dengan marjin tiga gol. Kekalahan dengan marjin tiga gol itu mereka dapat ketika takluk 1-4 dari Bordeaux pada 17 Agustus 2014.
Arsenal sendiri sedang berada dalam performa bagus. Mereka sukses meraih empat kemenangan dalam empat laga terakhir di semua ajang. Terakhir, tim besutan Arsene Wenger itu menang 3-0 atas West Ham United di liga.
Pada pertemuan pertama dengan Monaco, Arsenal unggul dalam penguasaan bola dan usaha untuk mencetak gol. Tercatat, Arsenal punya 26 attempts sepanjang laga, tapi hanya 7 di antaranya yang tepat sasaran.
Sedangkan Monaco punya 17 attempts, 10 di antaranya tepat sasaran.
(roz/krs)











































