Dalam dua musim terakhir ini Barca dan City sudah tiga kali bertemu di babak 16 besar Liga Champions. Dari tiga pertemuan itu tak sekalipun City memenanginya.
Penderitaan City di laga-laga itu kian berat ketika selalu ada pemainnya yang diusir keluar oleh wasit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu di leg kedua pada 12 Maret setelahnya, City lagi-lagi kalah dan menuntaskan laga dengan tidak lengkap. Kali ini giliran Pablo Zabaleta yang mendapat kartu merah di menit ke-78 dalam laga yang berkesudahan untuk Barca dengan skor 2-1.
Terakhir adalah Gael Clichy di pertemuan pertama Februari lalu di Etihad. City yang kalah 1-2 di laga itu harus kehilangan bek kirinya itu di menit ke-74, dalam kondisi mereka tengah punya momentum untuk mengejar ketertinggalan.
Maka dari itu Pellegrini berharap pada pertemuan di Camp Nou, Kamis (19/3) dinihari WIB nanti, City bisa mengakhiri laga dengan 11 pemain dan terlebih dapat menyingkirkan tuan rumah.
"Kami tidak akan melawan tim yang mudah tapi saya yakin jika bermain 11 melawan 11 di tiga laga sebelumnya, maka hasilnya bisa berbeda," ujar Pellegrini seperti dikutip Sky Sports.
"Kami memang akan mengalami momen-momen buruk dalam pertandingan itu, tapi kami punya tim yang bisa melakukan apapun dalam laga seperti ini," sambung manajer asal Chile itu.
(mrp/rin)










































