Dua Kali Digocek Luis Suarez, David Luiz Dinilai Tampil seperti Bocah 8 Tahun

Dua Kali Digocek Luis Suarez, David Luiz Dinilai Tampil seperti Bocah 8 Tahun

- Sepakbola
Kamis, 16 Apr 2015 09:57 WIB
Dua Kali Digocek Luis Suarez, David Luiz Dinilai Tampil seperti Bocah 8 Tahun
Getty Images/Xavier Laine
Paris -

David Luiz menerima kritikan keras atas penampilannya saat timnya, Paris Saint-Germain, kalah 1-3 atas Barcelona di partai leg pertama perempatfinal Liga Champions.

Luiz turun menggantikan Thiago Silva di menit ke-21 dalam pertandingan di Parc des Princes, Kamis (16/4/2015) dinihari WIB. Ia kemudian dua kali digocek penyerang Barca Luis Suarez yang masing-masing juga berujung pada gol.

Sekitar 10 hari lalu Luiz mendapatkan cedera hamstring tetapi hal itu dinilai bukanlah alasan oleh Glenn Hoddle, mantan peracik taktik sejumlah klub yang juga pernah menangani tim nasional Inggris dan kini menjadi analis untuk Sky Sports.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bahkan saat tidak 100%, Anda tak bisa bermain seperti itu," ucap Hoddle seperti dikutip Daily Mail.

"Ia merupakan pemain terakhir ketika Suarez menerima bola dan mulai berlari ke arahnya. Ia menyadari kalau dirinya adalah pemain terakhir dan hal terkahir (yang harus Anda lakukan) ketika jadi pemain terakhir adalah langsung menerjang. Anda harus mengulur waktu sampai rekan-rekan Anda datang. Ia tampil seperti bocah 8 tahun yang belum dilatih."

"Ia berusaha memenangi bola dengan menyatukan kedua kakinya, tapi ketika ia melakukannya ia tak lagi bisa bergerak dengan leluasa. Suarez pun berhasil menggoceknya lagi," paparnya mengenai gol kedua Suarez.

Menurut Hoddle, pelatih PSG Laurent Blanc harus mulai mempertimbangkan untuk memainkan Luiz tidak di posisi bek tengah melainkan sebagai gelandang bertahan saja sebagaimana yang juga pernah dilakoni bek Brasil itu di Chelsea. "Ia kelemahan di lini belakang. Selalu seperti itu. Anda harus menemukan tempat buatnya di tengah atau bahkan di bek kanan."

Thierry Henry, mantan penyerang Barca yang menjulang bersama Arsenal dan kini juga menjadi analis Sky, sedikit membela Luiz dan lebih memilih mempertanyakan kebijakan Blanc menurunkannya.

"Jika David Luiz belum cukup bugar untuk tampil sedari menit awal, kenapa ia dimainkan sebagai pemain pengganti setelah 21 menit? Dari sudut pandang kepelatihan, kenapa ia dimainkan? Jika ia tak cukup bugar untuk main sejak awal, kenapa malah diturunkan?" ujarnya.

Kolumnis Daily Mail yang juga hadir di studio Sky, Jamie Redknapp, juga mengamini penilaian Henry. Namun, ia juga menyatakan bahwa Luiz memang rentan kesalahan.

"Saya setuju (dengan Henry), tapi saya juga sudah pernah melihatnya melakukan hal seperti itu tiap pekannya di Premier League. Itulah salah satu alasan Chelsea buru-buru melepasnya. Terkadang, dari segi pertahanan, ia merupakan sebuah kerentanan," sebut Redknapp.



(krs/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads