Ricardo Quaresma berperan besar dalam kemenangan Porto atas Bayern Munich. Ia membuat dua gol cepat yang pada prosesnya berhasil menghadirkan kemenangan 3-1 untuk Porto.
Quaresma sudah membuat Porto unggul 1-0 lewat eksekusi penaltinya di menit ke-3 dalam partai leg pertama perempatfinal Liga Champions di Estadio do Dragao, Kamis (16/4/2015) dinihari WIB.
Tujuh menit kemudian pemain Portugal berusia 31 tahun tersebut dengan jitu berhasil memaksimalkan kesalahan Dante untuk membuat Porto menambah keunggulan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam sejarah Bayern, masih dalam catatan Opta, baru dua kali pula klub Bavarians itu kebobolan dua gol dalam periode 10 menit awal pertandingan--setelah sebelumnya dari Manchester United pada 2010.
Kebobolan gol cepat niscaya sudah bisa memukul mental, apalagi jika gol itu sampai dua. Efeknya tentu kian berganda mengingat itu adalah sesuatu yang amat langka untuk Bayern.
"Ini merupakan tipikal pertandingan Liga Champions. Setelah 10 menit kami sudah tertinggal 0-2 yang jelas tidak bagus buat kami," ujar pelatih Bayern Pep Guardiola di laman web situs UEFA.
Sepanjang pertandingan Bayern cuma bisa membalas satu gol melalui Thiago Alcantara di menit ke-28 yang lahir dari segelintir percobaan Die Roten.
Kendatipun mendominasi penguasaan bola dengan 61%-39% Bayern memang cuma membuat tiga tembakan tepat sasaran dari lima tembakan percobaan, masih kalah dari lima tembakan tepat sasaran dari Porto yang total melepaskan tujuh percobaan.
Sejak enam tahun lalu, ketika kalah 0-4 di markas Barcelona, baru kali ini Bayern cuma melepaskan tembakan percobaan sesedikit itu--sebagaimana dicatat Opta.
Pekan depan Bayern akan gantian menjadi tuan rumah di partai leg kedua dan harus menang dengan selisih minimal dua gol dari Porto untuk lolos ke babak berikutnya.
(krs/din)











































