Allegri Bisa Menatap Madrid dengan Kepala Tegak

Jelang Juventus vs Madrid

Allegri Bisa Menatap Madrid dengan Kepala Tegak

- Sepakbola
Selasa, 05 Mei 2015 10:31 WIB
Allegri Bisa Menatap Madrid dengan Kepala Tegak
AFP/MARCO BERTORELLO
Turin - Gelar Scudetto akhir pekan lalu secara otomatis menggugurkan tekanan dan keraguan terhadap Massimiliano Allegri yang diemban sejak awal musim. Kini dia bisa menatap Real Madrid di semifinal Liga Champions dengan kepala tegak.

Allegri memulai musim ini dengan tekanan yang amat besar. Penunjukkannya sebagai pelatih Juve menggantikan Antonio Conte disambut protes dan manajemen klub tak luput dari kritik penggemar Bianconeri.

Sebab Conte berjasa besar mengembalikan Juve ke singgasana teratas Serie A, setelah sebelumnya terpuruk karena kasus Calciopoli. Tiga Scudetto berturut-turut diberikan pada musim 2011-2012, 2012-2013, dan 2013-2014 jadi bukti tak terbantahkan sentuhan pria yang kini menukangi tim nasional Italia tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara Allegri, sekalipun sempat memberikan Scudetto untuk AC Milan, namun rekam jejaknya di musim lalu mengecewakan. Dia dipecat di pertengahan musim karena laju Rossoneri sangat buruk, di mana pada akhirnya finis di urutan delapan pada akhir musim.

Bagaimanapun, perlahan-lahan Allegri membuktikan diri mampu mengemban tanggung jawab besar dan mengatasi tekanan yang ada. Juve dibawanya tampil konsisten di Serie A, menempati puncak klasemen hampir sepanjang musim. Sejak pekan keempat mereka tak tergusur dari posisi teratas, hingga akhirnya memastikan diri juara di laga ke-34 akhir pekan lalu.

Scudetto ke-31 'Si Nyonya Besar' itu otomatis menggugurkan semua keraguan terhadap Allegri. Kini pelatih 47 tahun itu bahkan bisa berbangga diri karena timnya masih berpeluang menutup musim dengan gelar lainnya.

Di Coppa Italia, mereka ada di partai final dan akan menghadapi Lazio. Jika berhasil juara, ini bakal jadi gelar ke-10 'Si Nyonya Besar' sepanjang sejarah.

Torehan lebih mengesankan dicatatkan Allegri di Liga Champions. Dia berhasil membawa timnya mencapai semifinal, sesuatu yang bahkan tak sanggup diberikan Conte di tiga musim sebelumnya. Ini merupakan kali pertama Juve mencapai semifinal sejak terakhir 2002-2003 atau 12 tahun silam.

Maka bisa dibilang tak ada beban lagi untuk Allegri, utamanya menatap laga dua leg melawan Madrid. Karena target untuknya boleh dikatakan telah tercapai. Soal kritik di awal musim, Allegri menegaskan hasil Juve sejauh ini sudah jadi jawaban.

"Saya benar-benar tidak punya sesuatu untuk dikatakan (terkait kritik di awal musim). Pada akhirnya, semua yang dianggap di sepakbola adalah hasilnya. Pada awal musim, semua orang bisa berbicara dan pada akhirnya yang tetap ada adalah hasil-hasil," katanya dikutip soccerway.

"Bagi saya yang penting adalah apa yang telah saya lakukan untuk Juventus sejauh ini. Saya rasa hasilnya sudah cukup bagus dan saya bangga," ujarnya.

Juve akan lebih dahulu menjamu Madrid di Juventus Stadium, Rabu (6/5/2015) dinihari WIB nanti. Sementara leg kedua akan digelar di Santiago Bernabeu pekan depan.

(raw/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads