Nama Guardiola sudah tercatat di buku sejarah Barca, baik sebagai pemain maupun pelatih. Dari gelar La Liga, Copa del Rey, Liga Champions, Piala Super Spanyol, dan Piala Super Eropa sudah dimenangi sebagai prajurit lapangan hijau maupun sebagai juru taktik.
Dia bahkan sudah mengemban predikat pelatih tersukses di Barca karena berhasil meraih 14 gelar juara hanya dalam tempo empat tahun kepelatihan. Tak berlebihan jika Guardiola disebut punya ikatan istimewa yang sangat kuat dengan tim Catalan itu, selain karena memulai karier di sana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi Barca, ini jadi sebuah kesempatan apik menaklukkan pria yang pernah membawa mereka ke kejayaan di Eropa dan dunia beberapa tahun lalu. Kejayaan yang belum sanggup direplikasi atau bahkan didekati oleh penerus-penerusnya mulai dari Tito Vilanova sampai Gerardo Martino, hingga kini giliran Luis Enrique yang mendapatkan kesempatan.
Menjadi kian terasa seperti momen pembuktikan mengingat tim yang dipoles Guardiola, Bayern, juga bukan tim sembarangan. Mereka punya rekam jejak impresif di Liga Champions dengan tiga kali masuk final (satu kali juara) dalam lima musim terakhir.
Enrique menilai Guardiola sudah mengembangkan Bayern lebih jauh. Tapi dia menegaskan bahwa fokusnya dan tim bukanlah menaklukkan Guardiola, melainkan Bayern.
"Saya rasa Bayern, sejak Guardiola menjadi pelatih, punya gaya yang sedikit berbeda. Dia telah mempertahankan aspek-aspek positif Bayern dan menambahkan sentuhannya sendiri," kata Enrique di situs resmi UEFA.
"Mereka tanpa diragukan lagi, satu yang terbaik dari tim-tim di Eropa. Kami tidak berpikir soal mengalahkan Pep, kami ingin mengalahkan Bayern, salah satu tim paling populer di Eropa," ujarnya.
Enrique lebih lanjut mengungkapkan keyakinannya bahwa laga ini bakal berjalan seru dan menarik. Sama-sama punya perhatian khusus terhadap penguasaan bola, Enrique siap adu kuat dengan mantan rekan setimnya di Barca dan tim nasional Spanyol itu.
"Saya rasa Pep tidak punya keraguan apapun tentang apa yang akan kami berdua lakukan. Kami sama-sama ingin penguasaan bola dan kita akan melihat siapa yang dalam bentuk permain lebih baik. Ini adalah salah satu pertandingan paling atraktif di Eropa," ujarnya.
(raw/a2s)











































