Empat tahun melatih Barcelona dan meraih 14 gelar juara di berbagai kompetisi, Guardiola tahu benar bagaimana kemampuan Messi. Berkat Messi lah Barca bisa mendominasi Spanyol, merebut dua gelar Liga Champions dan menjadi klub terbaik dunia dengan memenangi Piala Dunia Antarklub.
Maka saat untuk kali pertama datang ke Camp Nou sebagai lawan, Messi dapat sanjungan khusus darinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Guardiola pun menyebut cara menghentikan Messi adalah untuk menghentikan suplai bola ke arahnya. Bisakah?
Guardiola mestinya tahu kalau menghentikan Messi bukan berarti dia menghentikan Barcelona.
Tiga tahun setelah kepergiannya, Barcelona sudah jauh berubah. 'Tiki-taka' tak lagi nyawa permainan Barca, ball possession bukan yang utama. Perubahan terbesar tentu saja keberadaan Neymar dan Luis Suarez untuk menemani Messi di depan. Dan Luis Enrique sukses besar memadukan tiga pemain itu sebagai mesin gol yang menakutkan klub manapun.
Hat-trick Suarez, dua gol Messi dan satu tambahan dari Neymar membuat trio itu sudah mencetak 108 gol di semua kompetisi musim ini. Angka yang mencengangkan, meski belum sampai mematahkan rekor 118 gol yang dibuat Cristiano Ronaldo, Karim Benzema dan Gonzalo Higuain di Real Madrid dua tahun lalu.
Kedatangan Neymar musim lalu dan dilanjutkan Suarez pada bursa transfer musim panas 2014 membuat tekanan pada Messi berkurang. Beban Messi di depan jauh berkurang. Dia punya peran yang sama dengan si superstar Brasil dan bintang asal Uruguay. Ketiganya sama-sama mematikan di depan gawang, akurat melepaskan assist dan pintar membuka ruang untuk rekannya mencetak gol.
Messi masih jadi jadi yang tersubur di antara trio Barcelona dengan sudah membuat 51 gol. Neymar ada di belakangnya dengan 33 gol, dan diikuti Suarez yang sudah membuat 24 gol.
Saat Barcelona sedang puas-puasnya menikmati kekompakan Messi-Neymar-Suarez bikin gol, Bayern datang dalam kondisi pincang.
Arjen Robben sudah dipastikan absen sejak pekan lalu. Franck Ribery dan Robert Lewandowski terancam absen merumput di Camp Nou malam nanti karena cedera.
Untuk menghadapi trio Barca yang luar biasa tajam, barisan belakang Bayern sejatinya punya statistik oke. Di Bundesliga musim ini gawang Manuel Neuer baru kemasukan 15 gol, itu merupakan jumlah paling sedikit di antara klub-klub yang berlaga di lima kompetisi teratas Eropa.
Tapi solidnya pertahanan Bayern di liga banyak terbantu dengan tajamnya mereka di depan. Pergerakan Robben dan Riberry serta berbahayanya Lewandowski di kotak penalti membuat siapapun lawan Bayern tak leluasa membangun serangan.
Nah, masalah muncul saat tiga pemain tersebut cedera. Absennya mereka di atas lapangan akan membuat tekanan ke pertahanan Bayern makin besar.
"Luis dan Ney(Neymar) adalah dua penyerang terbaik di dunia. Kami punya hubungan yang sangat baik di dalam dan luar lapangan. Luis pemain penting, dia orang yang spektakuler dan beradaptasi dengan baik di ruang ganti. Bermain dengan mereka memudahkan saya," sahut Messi dalam konferensi pers kemarin menyanjung dua rekannya.
| Β | Gol | Assist |
| Messi | 51 | 29 |
| Neymar | 33 | 10 |
| Suarez | 24 | 20 |
| Total | 108 | 59 |











































