Bayern Munich bertekad menyudahi periode buruknya sekaligus lolos dari lubang jarum di Liga Champions ketika menjamu Barcelona di partai leg kedua semifinal.
Saat ini Bayern sedang menjalani sebuah periode buruk akibat empat kekalahan beruntun di seluruh kompetisi. Sejak Oktober 1991, baru kali ini lagi Bayern menghadapi rentetan kekalahan semacam itu.
Sudah begitu Die Roten juga gagal mencetak gol dalam 360 menit, puasa gol terpanjang klub tersebut dalam kurun waktu 17 tahun, yang melengkapi buruknya periode saat ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bayern bukan cuma mesti menghindari kekalahan supaya tidak mengulangi rentetan lima kekalahan beruntun yang pernah mereka alami pada 1977, tetapi juga harus bisa menang dengan skor besar demi membalikkan ketinggalan agregat 0-3 atas Barca agar lolos ke final.
Para penggawa Bayern tahu benar mereka punya tantangan tidak kecil. Namun, mereka juga tahu peluang masih ada sehingga hal itu pun akan terus dikejar.
"Kami harus berusaha sekuat tenaga. Kami telah memperlihatkan apa yang kami mampu di Munich. Ini belum selesai dan kami akan bertarung sampai akhir," ucap penyerang Bayern Robert Lewandowski di laman web situs resmi klubnya.
"Kami semua tahu ini tantangan luar biasa besar, tapi kami belum menyerah!" imbuh Thomas Mueller menegaskan.
(krs/mfi)











































