Buffon sukses menjejakkan kaki ke final Liga Champions usai memimpin timnya menahan imbang Madrid 1-1, pada leg kedua semifinal di Santiago Bernabeu, Kamis (14/5/2015) dinihari WIB. Hasil itu cukup untuk mengantarkan mereka ke final karena menang agregat 3-2.
Ini jadi pertama kalinya bagi Buffon dan Bianconeri ke final Liga Champions setelah 2003 lalu, di mana mereka kalah oleh AC Milan. Menariknya, lokasi digelarnya laga final nanti yakni di Olympiastadion, Berlin, punya ikatan spesial dengan Buffon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini tampaknya sudah jadi takdir, tapi ini benar-benar berjalan sesuai yang kami harapkan. Meski demikian, kami tidak boleh ke sana untuk sekadar jadi turis," kata Buffon usai laga dengan emosional kepada Mediaset, sebagaimana dilaporkan Football Italia.
"Kami ada di sana untuk memainkan sebuah pertandingan yang berarti sangat besar untuk kami semua. Saya sungguh bangga dengan rekan-rekan setim, atas semua kerja keras yang telah kami lakukan dan perjalanan yang kami lewati."
"Anda tak sering mendapatkan kesempatan bermain di final Liga Champions. Jadi kami tidak boleh menjalaninya dengan setengah-setengah, kami harus mengerahkan segala upaya," imbuhnya seraya berlinangan air mata.
(raw/mrp)











































